Mengenal Tradisi Sa Cap Meh, Persiapan Malam Sebelum Hari Raya Imlek

4 hours ago 1

CANTIKA.COM, Jakarta - Dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, terdapat sejumlah tradisi yang dijalankan sebelum dan sesudah hari Imlek. Salah satu tradisi yang berlangsung sehari sebelum Imlek adalah Sa Cap Meh. Meski tidak sepopuler Cap Go Meh, Sa Cap Meh memiliki posisi penting karena menandai akhir tahun dalam kalender lunar Tionghoa.

Sa Cap Meh menjadi bagian dari fase transisi menjelang pergantian tahun, yang diisi dengan berbagai kegiatan persiapan, ritual, dan kebiasaan keluarga dalam tradisi Tionghoa.

Apa Itu Sa Cap Meh?

Sa Cap Meh berasal dari bahasa Hokkien yang berarti malam ke-30. Istilah ini merujuk pada malam tanggal 30 bulan ke-12 dalam kalender Tionghoa, atau malam terakhir sebelum Tahun Baru Imlek dimulai.

Dalam konteks penanggalan, Sa Cap Meh menandai berakhirnya satu siklus tahun lunar dan menjadi penutup sebelum memasuki hari pertama tahun baru Imlek.

Posisi Sa Cap Meh dalam Kalender Imlek

Kalender Tionghoa menggunakan sistem lunar, sehingga jumlah hari dalam satu bulan dapat berbeda setiap tahunnya. Ketika bulan ke-12 memiliki 30 hari, malam terakhir tersebut dikenal sebagai Sa Cap Meh.

Sa Cap Meh berada tepat sebelum hari Imlek, berbeda dengan Cap Go Meh yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek. Keduanya memiliki fungsi dan makna yang berbeda dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.

Aktivitas yang Dilakukan Saat Sa Cap Meh

Dalam praktik tradisional, Sa Cap Meh diisi dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan persiapan menyambut tahun baru.

1. Ritual sembahyang

Sebagian masyarakat Tionghoa menjalankan sembahyang di rumah atau di vihara pada malam Sa Cap Meh. Ritual ini ditujukan untuk menghormati leluhur serta menutup tahun yang telah berjalan.

2. Pembersihan rumah

Menjelang Sa Cap Meh, pembersihan rumah dan altar keluarga kerap dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Baru Imlek. Aktivitas ini dilakukan sebelum hari Imlek tiba.

3. Persiapan makanan dan perlengkapan Imlek

Sa Cap Meh juga menjadi waktu untuk menyiapkan hidangan, perlengkapan sembahyang, serta kebutuhan lain yang akan digunakan pada perayaan Imlek keesokan harinya.

4. Kebersamaan keluarga

Malam Sa Cap Meh sering dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, termasuk makan malam bersama sebagai bagian dari tradisi keluarga menjelang pergantian tahun.

Perbedaan Sa Cap Meh dan Cap Go Meh

Sa Cap Meh dan Cap Go Meh kerap disalahartikan karena kemiripan nama. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang jelas.

Sa Cap Meh berlangsung sebelum Imlek, tepatnya pada malam terakhir tahun lunar. Sementara, Cap Go Meh dirayakan 15 hari setelah Imlek dan menandai penutupan rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.

Cap Go Meh umumnya identik dengan perayaan terbuka seperti festival lampion dan pawai budaya, sedangkan Sa Cap Meh lebih berkaitan dengan persiapan dan ritual menjelang Imlek.

Sa Cap Meh sebagai Bagian dari Rangkaian Imlek

Sebagai bagian dari tradisi Tionghoa, Sa Cap Meh memiliki peran sebagai penanda akhir tahun sebelum memasuki fase perayaan Imlek. Tradisi ini menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya berlangsung pada satu hari, melainkan terdiri dari rangkaian tahapan yang dimulai sebelum Imlek dan berakhir pada Cap Go Meh.

Dengan memahami Sa Cap Meh, rangkaian perayaan Imlek dapat dilihat secara lebih utuh, dari penutupan tahun lama hingga penutup perayaan di hari ke-15 setelah Imlek.

Pilihan Editor: Makeup Look Imlek 2026 yang Bisa Kamu Coba, Paduan Merah dan Keemasan

INSTAGRAM | MAKAN MANA.NET

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |