Info Event – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, Kamis 29 Januari 2026. untuk memastikan realisasi anggaran tahun 2026 tepat sasaran. Fokus utama pertemuan tersebut yakni optimalisasi pelayanan publik melalui relokasi pos strategis dan pengadaan armada.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara mengungkapkan salah satu poin dalam perencanaan tahun 2026 adalah pemindahan Pos Pemadam Kebakaran yang semula berada di kawasan Yasmin ke Kelurahan Curugmekar.
Pemindahan ini berdasarkan sejumlah alasan. Kondisi pos Damkar Yasmin rawan longsor sedangkan lokasi baru di Curugmekar dinilai lebih strategis untuk mencakup wilayah pelayanan yang lebih luas. Layanan tersebut menjangkau Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Sareal secara lebih efektif."Kami di Komisi IV mendukung penuh rencana ini. Lokasi di Curug sangat strategis untuk mempercepat akses penanganan kebakaran maupun kedaruratan lainnya," ujar Banu.
Selain infrastruktur bangunan, Banu juga menyoroti kebutuhan mendesak akan mobil penyelamat atau rescue. Saat ini, Damkar Kota Bogor hanya memiliki dua unit mobil penyelamat, satu unit dalam kondisi tidak layak pakai. Idealnya Dinas Damkar membutuhkan lima unit mobil penyelamat.
Iklan
Pengadaan mobil rescue akan dilakukan secara bertahap. Satu unit di 2026 dan satu unit lagi tahun berikutnya. "Mobil rescue ini sangat penting karena laporan masyarakat saat ini tidak melulu soal api. Banyak panggilan darurat medis atau penyelamatan lain yang membutuhkan armada ini," katanya.
Di sisi lain, Banu mengapresiasi kinerja teknis Dinas Damkar Kota Bogor. Tingkat kecepatan penanganan (response time) Damkar Kota Bogor melampaui standar nasional. Tercatat, rata-rata waktu tanggap sejak laporan diterima hingga petugas tiba di lokasi mencapai 9,6 menit. "Capaian ini menempatkan Damkar Kota Bogor sebagai salah satu unit dengan penilaian terbaik, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional," katanya.
Banu juga mendukung Dinas Pemadam Kebakaran di Kota Bogor yang berencana membangun pos pemadam kebakaran di setiap kecamatan. "DPRD siap mendukung pembangunan pos baru, terutama di Bogor Selatan, dengan meninjau aset milik pemkot yang belum diserahkan oleh developer untuk dibangunnya pos pemadam." ujarnya.(*)

















































