PLATFORM media sosial Threads milik Meta mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan. Jumlah tersebut bertambah sekitar 100 juta pengguna sejak Agustus tahun lalu.
Pertumbuhan Threads dinilai terbantu oleh integrasinya dengan Instagram yang memudahkan pengguna berpindah ke platform tersebut dibandingkan layanan pesaing lain.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut perusahaan, Threads awalnya hadir untuk menarik pengguna yang meninggalkan Twitter setelah diakuisisi oleh Elon Musk. “Namun, kini platform tersebut tampaknya telah berkembang menjadi layanan yang matang,” demikian bunyi laporan GSM Arena, 16 Juni 2026.
Untuk menandai capaian tersebut, Meta mengumumkan fitur Communities keluar dari tahap beta. Perusahaan juga menambahkan ikon khusus untuk setiap komunitas, fitur Communities Hub di menu utama, serta Community Progress yang memungkinkan pengguna melihat perkembangan suatu topik menuju status komunitas.
Meta juga akan memberikan status community champion kepada lebih banyak pengguna. Selain itu, tag komunitas dalam bahasa lokal kini tersedia untuk pengguna di Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.
Dalam beberapa pekan mendatang, fitur Live Chats akan diperluas ke lebih banyak komunitas. Fitur tersebut akan dilengkapi kemampuan mengutip momen percakapan langsung ke linimasa pengguna.
Threads juga memperkenalkan fitur baru bernama Your Algo. Fitur ini melengkapi Dear Algo yang sebelumnya telah tersedia untuk membantu pengguna mengatur jenis konten yang ingin lebih sering atau lebih jarang muncul di beranda mereka.
Melalui Your Algo, pengguna dapat mengatur preferensi untuk topik tertentu sekaligus menentukan durasi pengaturan tersebut, yakni satu, tiga, atau tujuh hari. Pengaturan Dear Algo dan Your Algo dapat dikelola melalui satu pusat kontrol terpadu. Namun, Meta menyatakan fitur Your Algo baru akan diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, dan Selandia Baru.















































