Sjafrie Bertemu Menhan Qatar, Bahas Apa?

2 hours ago 3

MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Menteri Pertahanan merangkap Deputi Perdana Menteri Qatar, Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, pada Selasa, 2 Juni 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sjafrie mengatakan, kunjungan ini merupakan kegiatan balasan dari persamuhan yang terjadi di Qatar, 12 April tahun lalu. Pada kunjungan ini, akan dilakukan penandatangaan kerja sama pertahanan antar kedua negara. 

"Kerja sama berkaitan dengan militer, pendidikan, latihan, industri pertahanan, dan lainnya," kata Sjafrie di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa. 

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal Rico Sirait, mengatakan salah satu agenda penting dalam persamuhan itu ialah penandatanganan statement of intern sebagai tindaklanjut letter of intent yang diteken 2021 lalu. 

Dia melanjutkan, antara Sjafrie dan Menhan Qatar juga menandatangani MoU industri pertahanan Barzan Holding Qatar dengan industri lokal melalui Kepala Bagian Logistik Pertahanan atau Kabaloghan. 

"Kami memandang hubungan Indonesia dengan Qatar memiliki nilai strategis yang penting," kata Rico. 

Menurut dia, penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat hubungan pertahanan antar kedua negara untuk semakin terstruktur, saling menguntungkan, dan dapat diimplementasikan dalam program yang lebih nyata. 

Rico menambahkan, di akhir kegiatan Menhan Sjafrie juga menganugerahi penghargaan Dharma Pertahanan kepada Sheikh Saoud bin Abdurrahman. Penghargaan Dharma Pertahanan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen Qatar dalam memperkuat hubungan kerja sama pertahanan. 

"Penghargaan mencerminkan peran Qatar sebagai mitra strategis di Kawasan Timur Tengah, baik dalam bidang pertahanan, diplomasi, maupun dukungan stabilitas perdamaian internasional," ujar Rico. 

Berdasarkan pengamatan Tempo, penyambutan kunjungan Sheikh Saoud bin Abdurrahman diawali dengan kegiatan upacara yang digelar prajurit TNI di lapangan Kantor Kementerian Pertahanan. 

Pertemuan ini berlangsung sekitar 90 menit dengan ditutup agenda pengawalan Sheikh Saoud bin Abdurrahman oleh Korps Wanita Polisi Militer dari tiga matra TNI.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |