Sekjen PBNU Ungkap Nama Potensial untuk Jadi Ketua Umum

2 hours ago 2

SEKRETARIS Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan banyak nama potensial untuk maju sebagai calon ketua umum PBNU. Salah satunya adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar karena pernah menjadi sebagai Katib Aam PBNU. 

"Salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya," kata Saifullah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Nama lain yang berpotensi adalah Ketua Umum PBNU saat ini Yahya Cholil Staquf dan mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. "Semuanya punya potensi tinggal berkenan apa enggak," kata dia. 

Menteri Sosial ini berkata mereka belum secara khusus menyampaikan keinginan maju sebagai calon ketua umum PBNU. Namun, semua diberi kesempatan. "Semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri," kata dia. 

Saifullah mengatakan panitia saat ini sedang mempersiapkan berbagai acara menuju Muktamar NU. Pelaksanaan Muktamar PBNU untuk memilih ketua umum direncanakan pada Agustus. Dia berharap semua cabang memiliki sejumlah usulan untuk dibahas. 

Muktamar NU ke-35 direncanakan berlangsung pada 1 hingga 5 Agustus 2026. Hingga kini, lokasi pelaksanaan forum tertinggi organisasi tersebut masih dibahas oleh pengurus.

“Soal tempat masih belum diputuskan tetapi persiapan-persiapan terus dilakukan,” kata Saifullah yang menjadi ketua pelaksana Muktamar NU saat ditemui di Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut dia, panitia terus mempersiapkan pelaksanaan muktamar, mulai dari penyusunan materi hingga pendataan peserta yang berhak mengikuti forum tersebut. Ia menyebut agenda sebelum muktamar juga tengah disiapkan, yakni Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU pada Juni mendatang.

“Sebelum Muktamar nanti akan ada Munas Alim Ulama dan Konbes yang akan dilaksanakan pada bulan Juni. Hasil dari Munas dan Konbes itu akan dijadikan materi dalam Muktamar ke-35 yang akan datang,” ujar Saifullah.

Selain menyiapkan agenda muktamar, pengurus sedang menuntaskan surat keputusan kepengurusan wilayah dan cabang yang sempat tertunda akibat dinamika internal organisasi. Ia memastikan seluruh proses penerbitan surat keputusan berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Ihwal lokasi penyelenggaraan, Saifullah mengatakan ada sejumlah daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. “Ada beberapa daerah yang mengusulkan tuan rumah seperti misalnya di NTB, Sumatera Barat, dan beberapa di Jawa Timur,” kata dia. 

Namun, menurut Saifullaj, penentuan lokasi masih akan dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan aksesibilitas, kesiapan sarana dan prasarana, serta waktu persiapan yang relatif singkat.

Dani Aswara berkontribusi dalam tulisan ini.
Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |