Ronald Koeman Kecewa Belanda Ditahan Imbang Jepang

2 days ago 5

PELATIH Belanda Ronald Koeman menilai timnya masih harus berkembang jika ingin mewujudkan target menjuarai Piala Dunia 2026 setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang pada laga perdana Grup F, pada Senin dinihari, 15 Juni 2026. Belanda gagal mempertahankan keunggulan yang sudah diraih dua kali dalam pertandingan di AT&T Stadium, Texas, Amerika Serikat.

Daichi Kamada menjadi penyelamat Jepang melalui gol pada menit ke-88 yang memastikan Samurai Blue meraih satu poin pada laga pembuka mereka. "Itu adalah standar minimum kami. Kami harus terus berkembang selama turnamen berlangsung," kata Koeman seusai pertandingan, seperti dikutip dari ESPN.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sebelum turnamen dimulai, Koeman menyatakan target Belanda adalah meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah. Menurut dia, hasil imbang melawan Jepang tidak mengubah target tersebut, tetapi menunjukkan bahwa timnya masih perlu meningkatkan performa. "Kami tentu ingin memenangkan pertandingan pertama dan kami mengharapkannya karena sempat unggul dua kali. Itu tidak terjadi, tetapi bukan berarti penampilan kami tidak cukup baik. Ada cukup banyak momen positif dalam pertandingan ini sehingga kami hanya bisa terus berkembang," ujarnya.

Pertandingan berlangsung relatif datar pada babak pertama. Namun, intensitas meningkat setelah jeda di hadapan 69.285 penonton yang memenuhi stadion kandang Dallas Cowboys tersebut. Belanda membuka keunggulan pada menit ke-50 melalui kapten tim Virgil van Dijk. Bek tengah itu menyundul bola ke arah tiang jauh setelah menyambut umpan di dalam kotak penalti. Gol tersebut menjadi gol internasional ke-13 bagi pemain berusia 34 tahun itu.

Jepang merespons tujuh menit kemudian melalui Keito Nakamura. Memanfaatkan umpan Takefusa Kubo, Nakamura berbalik badan sebelum melepaskan tembakan keras dari sisi kiri luar kotak penalti yang tak mampu dihentikan kiper Bart Verbruggen.

Belanda kembali memimpin pada menit ke-64. Crysencio Summerville mencetak gol pertamanya untuk tim nasional setelah menerima umpan Ryan Gravenberch dan melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di tiang jauh gawang Zion Suzuki.

Saat kemenangan tampak sudah di depan mata, Jepang memperoleh sepak pojok pada menit ke-88. Koki Ogawa mengirim umpan ke dalam kotak penalti yang disambut dengan sundulan. Bola kemudian mengenai Kamada sebelum masuk ke gawang Belanda. Verbruggen sempat menyentuh bola, tetapi gagal mencegahnya melewati garis gawang. Gol tersebut membuat Belanda gagal memenangi pertandingan Piala Dunia meski sempat unggul dua kali untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di ajang tersebut.

Koeman juga membela keputusannya melakukan lima pergantian pemain saat timnya unggul 2-1, termasuk tiga pergantian sekaligus pada jeda pendinginan babak kedua. Crysencio Summerville, Donyell Malen, dan Tijjani Reijnders ditarik keluar untuk digantikan Memphis Depay, Quinten Timber, dan Teun Koopmeiners.

Setelah pergantian tersebut, Jepang tampil lebih agresif dan mampu menekan pertahanan Belanda hingga akhirnya mencetak gol penyeimbang. Namun, Koeman tidak menilai pergantian pemain sebagai penyebab timnya kehilangan kemenangan. "Saya tidak menyesali keputusan itu. Saya tidak merasa kami menyerahkan kendali permainan. Jepang mulai bermain dengan cara yang berbeda," katanya.

Menurut Koeman, Jepang tampil lebih berani setelah tertinggal. Pada babak pertama, tim asuhan Hajime Moriyasu dinilainya belum mampu memberikan tekanan yang konsisten. "Mungkin karena rasa hormat atau bahkan ketakutan terhadap kami. Namun setelah mereka tertinggal, mereka bisa melakukannya," ujarnya.

Ia juga mengkritik lini pertahanannya yang dinilai kurang baik dalam mengantisipasi dua gol Jepang.
"Setelah kami mencetak gol pertama, pertahanan kami mulai mengalami kesulitan. Ada masalah dalam memberikan tekanan di sisi lapangan. Pada kedua gol itu, kami tidak bertahan dengan baik," kata Koeman.

Meski kecewa gagal meraih kemenangan, pelatih berusia 63 tahun itu menegaskan Jepang bukan lawan yang layak diremehkan. "Banyak orang meremehkan Jepang. Saya sudah mengatakan berkali-kali, jika Anda meremehkan mereka, itu masalah Anda sendiri," ujarnya.

Hasil imbang ini membuat Belanda memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di fase grup Piala Dunia menjadi 16 pertandingan. Namun, Oranje harus puas berbagi poin dengan Jepang dan kini bersiap menghadapi Swedia pada laga kedua Grup F. Sementara itu, Jepang akan menghadapi Tunisia dalam pertandingan berikutnya. Persaingan di Grup F diperkirakan semakin ketat mengingat seluruh tim masih memiliki peluang untuk melaju ke babak gugur.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |