PESAWAT jet X-59 besutan National Aeronautics and Space Administration (NASA) berhasil melampaui kecepatan suara dalam uji terbang terbarunya. Jet supersonik ini dikembangkan NASA bersama perusahaan penerbangan Lockheed Martin yang berkantor pusat di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat.
Pada uji coba pertama yang digelar 5 Juni, pesawat ini melesat hingga kecepatan Mach 1,1 atau sekitar 1.147 kilometer per jam pada ketinggian 13.200 meter. Selang seminggu kemudian, tepatnya pada 12 Juni, jet X-59 mencatatkan performa yang lebih impresif dengan menembus kecepatan Mach 1,4 di ketinggian 16.700 meter.
Namun, bagi NASA pencapaian itu masih jauh dari kata sempurna. Mereka menginginkan jet supersonik yang tak hanya cepat, tapi juga senyap. “Pengujian lebih lanjut yang direncanakan untuk akhir tahun ini akan lebih menunjukkan kemajuan pesawat eksperimental ini dalam hal pengurangan kebisingan,” bunyi laporan Live Science, dikutip Rabu, 17 Juni 2026.
Adapun faktor yang menyebabkan pesawat itu belum bisa mengurangi kebisingan dipicu oleh dorongan molekul udara saat penerbangan berlangsung. Udara yang mengenai bodi pesawat menciptakan gelombang suara yang terdengar ketika melaju cepat.
Jadi, meski pesawat ini terbang lebih cepat dibanding kecepatan suara, dentuman keras dari mesin dan hantaman angin tetap akan terdengar juga. Para ahli mendefinisikan fenomena ini sebagai ledakan sonik yang menggelegar karena penumpukan gelombang yang terlepas saat pesawat melaju kencang.
https://www.tempo.co/sains/its-bikin-kapal-remote-control-sederhana-pembersih-sampah-2269165
https://www.tempo.co/tag/apple

















































