PRESIDEN Prabowo Subianto ingin terus melihat perjalanan bangsa Indonesia hingga 2045. Prabowo berkata hendak tetap mengawasi perkembangan di tanah air bahkan jika ia wafat sebelum itu.
Ketua Umum Partai Gerindra ini percaya Indonesia bisa semakin sejahtera pada 2045. "Hitung-hitungannya sudah ada. Kalau kita pandai, 2045 kita jadi ekonomi keempat terbesar di dunia," kata Prabowo saat berpidato dalam Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026 seperti disiarkan Sekretariat Presiden.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pada 2045, menurut Prabowo, hanya Cina, Amerika Serikat, dan India yang mungkin punya ekonomi lebih besar dari Indonesia. Ia berujar pada tahun itu, banyak pemuda Indonesia akan berada di puncak karier mereka.
Jika masih hidup 20 tahun lagi, Prabowo mengatakan ingin tetap mengawasi para pemuda Indonesia dari kediamannya di perbukitan Hambalang, Bogor, Jawa Barat. "Saya nanti di Hambalang akan monitor kalian di bawah, kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa," tuturnya.
Pun jika sudah lebih dulu meninggal nanti, niatan melihat masa depan Indonesia tetap Prabowo pegang. "Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa, aku lihat, tetap saya monitor kalian," ucap mantan menteri pertahanan ini.
Prabowo berkata para pemuda Indonesia tak boleh macam-macam meski ia sudah wafat. "Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun nyari kau. Jangan main-main kau. Kau melanggar, berkhianat dari merah putih, aku turun cari kau," kata dia.
Prabowo yang lahir pada 17 November 1951 saat ini berusia 74 tahun. Pada 2045, jika masih hidup, pensiunan jenderal Angkatan Darat ini akan merayakan ulang tahun ke-94.
Pidato kali ini Prabowo sampaikan dalam Munas Hipmi ke-XVIII yang berlangsung di Hotel Novotel Bandar Lampung, Provinsi Lampung pada 10-11 Juni 2026. Munas kali ini mengangkat tema "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional".
Kegiatan ini juga menjadi ajang pemilihan ketua umum Hipmi untuk periode 2026-2029. Ada empat kandidat calon ketua umum Hipmi dalam pemilihan kali ini. Mereka adalah Ade Jona Prasetyo, Anthony Leong, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla.
Hipmi memperkirakan acara Munas dihadiri lebih dari 2.000 peserta. Mereka terdiri dari pengurus, mantan ketua, hingga para anggota organisasi tersebut.
Pada hari pembukaan yang dihadiri Presiden Prabowo, sejumlah anggota Kabinet Merah Putih tampak hadir di Munas. Mereka di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia juga hadir dalam acara tersebut. Bahlil adalah mantan ketua umum Hipmi pada periode 2015-2019.

















































