Pemerintah Tingkatkan Koordinasi Menjelang Puncak Arus Balik Lebaran 2025

19 hours ago 1

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengharapkan arus balik Lebaran 2025 berjalan dengan lancar. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjamin kesiapan menjelang puncak arus balik yang akan terjadi pada akhir pekan ini, 4-6 April.

“Koordinasi antar instansi terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” kata Dudy ketika meninjau beberapa simpul transportasi utama pemudik di Jakarta, dikutip dari keterangan resmi pada Kamis, 3 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dudy sempat memantau langsung operasional perjalanan kereta api jarak jauh dan melihat pergerakan penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Menurut dia fasilitas dan pelayanan moda sepur sudah berjalan optimal sesuai standar keselamatan dan kenyamanan.

Menteri Dudy juga sempat meninjau pergerakan penumpang kapal laut milik PT Pelni (Persero). Kapal dipantau secara real-time untuk menjamin operasionalnya sesuai dengan jadwal dan standar keselamatan yang ditetapkan. Ada juga kunjungan ke Posko Angkutan Lebaran di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Banten, untuk kesiapan maskapai, personel bandara, serta fasilitas pendukung angkutan udara.

Masih di hari yang sama, Dudy mendatangi Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, untuk meninjau persiapan lalu lintas jalur darat. Untuk arus balik, sama seperti saat puncak mudik, PT Jasa Marta (Persero) Tbk dan kepolisian menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. "Kami menentukan rekayasa lalu lintas yang akan ditetapkan," kata Politikus Partai Amanat Nasional ini.

Rekayasa diterapkan jika kendaraan yang memadati lalu lintas sudah mencapai parameter minimum contra flow maupun skema satu arah atau one way. Jasa Marga memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi pada Ahad, 6 April 2025.

Adapun survei Kementerian Perhubungan menyatakan puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada H+5 atau Minggu, 6 April 2025 dengan potensi jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 31,49 juta orang. Puncak arus balik pengguna mobil pribadi diprediksi juga terjadi pada H+5, dengan jumlah pemudik diperkirakan sebesar 6,97 juta orang memadati Jalan Tol Trans-Jawa.

Pergerakan pemudik kembali ke perantauan pada libur Lebaran tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Saat itu, puncak arus balik terjadi pada H+4 Idulfitri 2024 atau Minggu, 15 April 2024.

Jasa Marga sebelumnya melaporkan sebanyak 2,16 juta kendaraan meninggalkan Jakarta dan sekitarnya (Jabotabek) pada periode mudik, persisnya pada 21 Maret-1 April 2025. Angka ini naik 28,1 persen dibandingkan lalu lintas normal, dan 0,6 persen lebih tinggi dari Lebaran 2024.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan lalu lintas keluar Jabotabek didominasi oleh kendaraan menuju arah timur atau ke arah Tol Trans Jawa dan Bandung. “Sebanyak 1,21 juta kendaraan atau 55,8 persen dari totalnya,” kata dia.

Ervana Trikarinaputri dan Dani Aswara berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |