CANTIKA.COM, Jakarta - Bridgerton Season 4 menjadi tontonan yang dinanti tahun ini. Seiring penayangan perdananya pada 29 Januari 2026, musim keempat dari serial Netflix ini menghadirkan angin segar lewat sosok Sophie Baek, tokoh utama perempuan yang langsung mencuri perhatian sejak kemunculan perdananya.
Berbeda dari debutan khas kaum bangsawan, Sophie hadir sebagai figur dengan latar hidup keras, penuh luka, namun menyimpan cahaya kebebasan yang justru memikat Benedict Bridgerton. Diperankan oleh Yerin Ha, karakter Sophie Baek membawa romansa Bridgerton ke wilayah yang lebih emosional, membumi, dan sarat pencarian jati diri.
Tentang Sophie Baek
Sophie Baek dibesarkan sebagai “ward” di rumah Lord Penwood, yang belakangan terungkap sebagai ayah kandungnya dan meski tumbuh di bawah atap keluarga bangsawan, posisinya selalu berada di pinggir. Setelah Lord Penwood menikahi Araminta Gun, Sophie kian tersingkir, ia kerap dikecualikan dari pendidikan juga kesempatan yang diterima kedua saudara tirinya, Rosamund dan Posy, terutama pelajaran menari yang menjadi simbol status sosial perempuan kala itu. Sejak dini, Sophie belajar bertahan dengan kerja keras dan kemandirian, yang membentuknya menjadi perempuan dengan sudut pandang tajam terhadap dunia.
Titik balik hidup Sophie terjadi setelah kematian Lord Penwood, dengan dalih perlindungan, Araminta memaksanya bekerja sebagai pembantu tanpa upah di rumah yang pernah ia sebut rumah sendiri. Kerinduan Sophie untuk sejenak merasakan kehidupan masyarakat kelas atas pun mendorongnya menyelinap ke pesta topeng keluarga Bridgerton, di sana ia tampil sebagai “Lady in Silver”, sosok misterius bermasker yang menari waltz bersama Benedict Bridgerton dan meninggalkan kesan mendalam hanya dalam satu malam, lengkap dengan sebuah sarung tangan yang tertinggal.
Serial Bridgerton: Season 4. Dok. Netflix
Perjalanan Sophie Baek yang Terjal
Pertemuan singkat itu menjadi percikan yang terus menyala. Sophie, dengan kegembiraan yang tulus dan cara pandang yang tak terikat aturan bangsawan, membuat Benedict mempertanyakan hidup, seni, dan cintanya sendiri. Namun realitas segera menampar, identitas Sophie terbongkar, ia dipecat, dan harus kembali bertahan hidup di luar lingkaran sosial yang gemerlap. Perjalanannya itu kemudian membawanya ke Cavender House sebagai pembantu, hingga takdir kembali mempertemukannya dengan Benedict dalam situasi yang jauh dari romantis.
Tanpa saling mengenali masa lalu mereka di pesta topeng, hubungan Sophie dan Benedict tumbuh perlahan melalui percakapan, empati, dan ketulusan. Sophie merawat Benedict saat ia terluka dan demam, dan dalam kesendirian di My Cottage, keduanya berbagi kisah, seni, serta luka yang selama ini terpendam. Dari sinilah Sophie terlihat bukan sekadar objek cinta, melainkan sosok perempuan dengan kekuatan batin yang menantang Benedict untuk tumbuh.
Ketika Sophie akhirnya bekerja di Bridgerton House sebagai ladies’ maid, pesonanya kembali terasa. Ia cepat mendapatkan kepercayaan keluarga Bridgerton berkat keterampilan dan integritasnya. Namun, posisinya yang rentan membuat Sophie harus terus bergulat antara perasaan dan kenyataan. Ia bukan perempuan yang mudah tergoda janji manis, karena hidup telah mengajarkannya harga dari kebebasan dan harga diri.
Sophie Baek adalah romansa Bridgerton yang dituturkan dari sudut yang berbeda, ia bukan putri yang menunggu diselamatkan, melainkan perempuan yang berani melangkah meski jalannya terjal. Di Bridgerton Season 4, Sophie membawa kisah cinta yang bukan hanya tentang takdir, tetapi juga tentang pilihan, keberanian, dan pencarian diri di dunia yang gemar mengotakkan manusia.
Pilihan Editor: Katie Leung, Mantan Bintang Harry Potter Bermain di Serial Bridgerton Musim 4
NETFLIX
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































