Gempa M6,7 Palu Picu Korban Jiwa, 5.000 Orang Terdampak

5 hours ago 4

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu orang meninggal di Kabupaten Sigi akibat peristiwa gempa bumi berkekuatan M6,7 di Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026.

Gempa yang berpusat di darat 42 kilometer arah tenggara Palu itu merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Sausu, dengan mekanisme pergerakannya geser turun atau oblik normal.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut bahwa peristiwa ini bukan hanya memicu korban jiwa, tapi juga menyebabkan 73 orang luka ringan dan tiga luka berat. Adapun kategori luka berat ini seperti tulang patah akibat tertimpa bangunan saat gempa terjadi.

“Ada 33 desa terdampak yang sudah rekapitulasi data korban. Jumlahnya sekitar 1.834 kepala keluarga atau 5.784 jiwa yang merasakan atau terpapar gempa ini, sehingga masih berada di luar atau sekitar rumah masing-masing,” kata Abdul saat konferensi pers virtual pada Rabu, 17 Juni 2026.

Abdul menyebut wilayah terdampak gempa yang paling signifikan adalah Kabupaten Sigi, yang juga mencatat korban jiwa. Selain itu gempa juga merusak bangunan di Poso, Donggala, dan Kabupaten Parigi Moutong. “Untuk posko darurat dan penanganan intensif kami pusatkan di Kabupaten Sigi,” ucap Abdul.

Ia juga menyinggung soal gempa ini yang tak berpotensi tsunami. Kata Abdul, lokasi pusat gempa berada di darat yang jauh dari pinggir pantai. Menurutnya, video-video yang beredar di media sosial ihwal surutnya air laut setelah gempa ini bukanlah pertanda tsunami, melainkan fenomena pasang-surut air laut.

“Gempa ini juga mengalami aftershock (gempa susulan) yang menunjukkan adanya peluruhan energi dari energi utama yang dilepaskan. Ini perlu diwaspadai hingga mungkin saja dalam satu minggu ke depan,” kata Abdul. 

https://www.tempo.co/lingkungan/gempa-darat-di-palu-sampai-mengoyak-air-laut-ini-kata-bmkg-2269588

https://www.tempo.co/tag/apple

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |