Film Animasi Garuda di Dadaku Janjikan Cerita Lebih Segar

1 week ago 7

SUTRADARA Ronny Gani mengungkapkan bahwa film animasi Garuda di Dadaku sebagai bentuk peremajaan dari film yang pernah hadir sebelumnya. Melalui versi animasi ini, ia dan tim produksi ingin berkomitmen mengenalkan kembali nilai-nilai perjuangan meraih mimpi kepada generasi baru. 

Meskipun hadir dalam format yang baru, Ronny menegaskan bahwa film animasi ini tidak bermaksud mengubah fondasi cerita yang sudah melekat kuat di hati para penggemar. Sebaliknya, proyek ini dirancang sebagai keberlanjutan cerita yang berada dalam sekuel yang sama dengan film Garuda di Dadaku versi live action 2009 dan 2011, hingga serial televisinya.

"Film animasi Garuda di Dadaku yang baru ini memang masih dalam satu universe cerita dengan film live action yang tahun 2009 dan 2011. Jadi, kami memperluas universe-nya dan dari lini waktunya juga terjadi lumayan bertahun-tahun setelah yang di live action," ujar Ronny Gani kepada Tempo pada Selasa, 2 Juni 2026.

Garis waktu dari kisah animasi ini mengambil latar beberapa tahun setelah kejadian di film dan serial terdahulu. Namun, untuk memberikan penyajian yang lebih segar dan ekspresif bagi penonton anak-anak, disisipkan elemen fiksi berupa aspek fantasi. "Dengan penyajian yang lebih segar, dan lebih mudah diterima oleh anak-anak," katanya.

Salah satu karakter terbaru yang paling menonjol adalah kemunculan karakter burung Garuda bernama Gaga (Kristo Immanuel) yang dapat berbicara. Tokoh fiksi ini sengaja diciptakan untuk menjadi mentor dan pendamping bagi Putra (Keanu Azka), karakter anak laki-laki yang memiliki keterbatasan namun menyimpan mimpi besar di dunia sepak bola. Pertemuan dua karakter dengan sifat yang kontras tersebut diharapkan mampu membangun dinamika cerita yang menghibur sekaligus sebagai motivasi.

Libatkan Ratusan Animator Lokal

Proses pengerjaan animasi ini memakan waktu produksi secara kumulatif selama 3 tahun sejak dimulai pada 2022. Sebagai sosok yang memulai debut sutradaranya lewat film ini, Ronny mengaku latar belakang teknisnya sebagai animator profesional sangat membantu proses penyutradaraan, khususnya dalam memberikan arahan gerak dan menentukan konsep visual kepada jajaran tim produksi. Ia juga mengungkapkan bahwa mayoritas pengerjaan film animasi komputer 3D ini murni mengandalkan bakat-bakat dalam negeri.

Tercatat ada lebih dari 400 elemen visual animator asal Indonesia yang terlibat aktif dalam merancang seluruh aset, sementara mitra dari Singapura hanya membantu sekitar lima persen untuk bagian pembuatan aset awal.

"Butuh 400 lebih elemen visual animator adalah orang Indonesia, sisanya dari Singapura. Karena kita bekerjasama dengan mereka, tapi mereka hanya mengerjakan aset creation. Jadi bikin 3D aset, mungkin dalam persentase enggak lebih dari 5 persen, sisanya semuanya tangan-tangan orang Indonesia," ungkap Ronny.

Kristo Immanuel, Keanu Azka, Quinn Salman, hingga pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho turut dilibatkan sebagai pengisi suara sekaligus pengisi lagu tema resmi untuk menghidupkan atmosfer emosional film. Film animasi Garuda di Dadaku tayang di bioskop mulai Kamis, 11 Juni 2026.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |