SETELAH lebih dari lima dekade, karya musik Erros Djarot kembali menemukan momentumnya melalui sebuah konser “Badai Pasti Berlalu” Live in Concert, yang akan diselenggarakan di Balai Sarbini, Jakarta, pada Sabtu, 25 April 2026. Konser perayaan 52 tahun berkarya itu tidak hanya menghadirkan nostalgia, melainkan juga menjawab meningkatnya minat publik terhadap karya-karya musik klasik yang relevan lintas generasi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sebagai sosok seniman lintas disiplin, Erros Djarot dikenal tidak hanya sebagai pencipta lagu, tapi juga penulis, sutradara, sert produser yang konsisten menghadirkan karya dengan kedalaman emosi dan kekuatan naratif. Karya-karyanya, khususnya dalam album Badai Pasti Berlalu, dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah musik Indonesia.
Sebagai salah satu pentolan Geng Pegangsaan, Erros Djarot menunjukkan keberanian eksplorasi musikal, kualitas lirik yang puitis, serta pendekatan artistik yang melampaui zamannya. Konsistensi dan integritas dalam berkarya inilah yang menempatkan namanya sebagai salah satu maestro yang memberi pengaruh besar bagi perkembangan musik dan budaya populer Indonesia.
Dalam konser dengan promotor Kolam Ikan Creative ini, karya-karya seperti “Badai Pasti Berlalu,” “Semusim", “Merepih Alam", serta “Pelangi” akan kembali dihadirkan dalam format pertunjukan live dengan pendekatan yang lebih megah dan relevan bagi generasi masa kini.
Konser ini akan menghadirkan deretan musikus papan atas Indonesia, termasuk Once Mekel, Titi DJ, Vina Panduwinata, Rio Febrian, Ardhito Pramono, dan DirlyDave, dengan line-up tambahan yang akan segera diumumkan.
Adapun semua karya akan diaransemen ulang oleh Demas Narawangsa dan Yankjay, menghadirkan sentuhan musikal yang lebih segar tanpa menghilangkan karakter dan orisinalitas yang telah melekat kuat.
"Ini bukan sekadar konser nostalgia, tapi juga momentum untuk menghidupkan kembali karya yang memiliki kedalaman emosi dan relevansi lintas generasi,” ujar Project Director dari Kolam Ikan Creative Communication Iwan Kurniawan dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 April 2026.
Iwan mengatakan ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya didengar, tapi juga dirasakan melalui konser Erros Djarot. “Menghidupkan kembali memori sekaligus memperkenalkan makna karya ini kepada generasi kekinian,” katanya.
Tiket tersedia dalam berbagai kategori: VIP Rp 2.000.000 (sold out), Platinum Rp 1.000.000 (sold out), Gold Rp 750 ribu, Silver Rp 500 ribu, dan Bronze Rp 350 ribu (sold out). Pembeli tiket VIP akan membawa pulang buku autobiografi Erros Djarot.


















































