Dubes Saudi Ajak Megawati Berperan dalam Isu Terkini Timur Tengah

7 hours ago 2

INFO NASIONAL - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi meminta Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk berkontribusi aktif terhadap situasi terkini di Timur Tengah. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi kediaman Megawati di Menteng, Jakarta, pada Kamis, 9 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah turut mendampingi Megawati Soekarnoputri. Usai pertemuan, Basarah menyampaikan bahwa Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, menilai Megawati sebagai sosok penting dalam kancah politik, baik di tingkat nasional maupun global.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Menurut Dubes Arab Saudi, Ibu Megawati Soekarnoputri adalah sosok penting dalam politik lokal dan global yang memiliki perhatian pada isu lingkungan dan geopolitik. Karena itu suara Ibu Megawati sangat penting dan berdampak pada dunia Islam dan global untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia," kata Basarah.

Basarah menyampaikan bahwa Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, merespons positif permintaan dari Dubes Arab Saudi. Ia juga menyatakan bahwa Megawati dukungan gencatan senjata yang telah disepakati selama dua pekan. Berlandaskan ajaran geopolitik Bung Karno, pihaknya siap berperan sebagai jembatan bagi pihak-pihak yang berkonflik guna mencapai perdamaian. “Ibu Megawati menyinggung bahwa beliau juga merupakan special envoy yang menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara," ujar Basarah.

Selain membahas isu terkini di Timur Tengah, kata Basarah, dalam kesempatan tersebut juga Dubes Faisal Abdullah Al Amoudi mengucapkan selamat atas gelar doktor kehormatan Megawati yang diberikan Princess Nourah University (PNU), di Riyadh, yang merupakan universitas perempuan terbesar di dunia.

Basarah menyampaikan bahwa Megawati merespons dengan mengucapan terima kasih kepada Kerajaan Saudi Arabia atas penganugerahan tersebut dan penerimaan yang baik selama menjalani umroh bersama keluarga yang dilakukan usai menerima gelar doktor dari PNU.

Ahmad Basarah yang turut dalam umroh saat itu menjelaskan, Megawati mengamati proses pembangunan di Masjidil Haram dan membaca ada rencana kuota haji 6 juta pada tahun 2030 dan mengusulkan penanaman pohon di daerah pelaksanaan ibadah haji khususnya "pohon Soekarno". 

"Dubes Saudi sangat gembira dengan usulan Ibu Megawati dan menjelaskan bahwa Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon. Karena itu beliau dengan tangan terbuka akan menyambut tawaran Ibu Megawati," kata Basarah.

Kata Basarah, Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati siap berkolaborasi dengan memberikan hasil penelitian jenis pohon yang cocok dengan kondisi alam Saudi Arabia dan menyumbang bibit-bibit pohon. (*)

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |