Swiss Gilas Bosnia 4-1, Dampak Pemain Pengganti Jadi Sorotan

8 hours ago 1

TIMNAS Swiss meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 4-1 dalam laga kedua Grup B di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat dinihari, 19 Juni 2026. Hasil ini membawa Swiss ke puncak klasemen sementara dengan empat poin dari dua pertandingan, sedangkan Bosnia terpuruk di dasar klasemen dengan satu poin.

Swiss mendominasi pertandingan sejak awal, tetapi kesulitan menembus pertahanan disiplin Bosnia. Dan Ndoye dua kali memperoleh peluang pada babak pertama, namun gagal mengonversinya menjadi gol. Bosnia juga sempat mengancam melalui Amar Dedic menjelang turun minum, tetapi skor tetap 0-0 hingga jeda.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Memasuki babak kedua, Swiss terus meningkatkan tekanan. Breel Embolo hampir memecah kebuntuan pada menit ke-63, namun upayanya digagalkan kiper Nikola Vasilj. Gol yang ditunggu Swiss akhirnya hadir pada menit ke-74. Johan Manzambi, yang baru masuk tiga menit sebelumnya sebagai pemain pengganti, menyambut umpan silang dari sisi kiri untuk membawa Swiss unggul 1-0.

Situasi Bosnia semakin sulit setelah Tarik Muharemovic menerima kartu merah akibat melanggar Embolo. Unggul jumlah pemain, Swiss menambah gol melalui Ruben Vargas pada menit ke-84 dan gol kedua Manzambi pada menit ke-90. Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan lewat tendangan jarak jauh Ermin Mahmic pada menit ke-90+3. Namun, Swiss menutup pesta gol melalui penalti Granit Xhaka pada menit ke-90+7 untuk memastikan kemenangan 4-1.

Pelatih Swiss Murat Yakin menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari peran pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan. "Sangat penting bagi kami untuk memiliki seluruh energi di lapangan. Itu adalah strategi kami," kata Yakin seperti dikutip dari laman FIFA.

Menurut dia, Swiss harus bersabar menghadapi pertahanan Bosnia yang sulit ditembus. Pergantian pemain setelah jeda hidrasi kedua menjadi titik balik pertandingan. "Kami harus sangat sabar dan tetap berada dalam permainan. Penting bagi kami untuk mengubah beberapa hal setelah jeda hidrasi kedua," ujar Yakin.

Ia menilai masuknya Manzambi dan Vargas memberikan kecepatan tambahan yang membuat pertahanan Bosnia mulai terbuka. "Di situlah keunggulan yang kami miliki. Kami memasukkan pemain-pemain yang sangat cepat. Lawan kami sudah banyak berlari dan itu menciptakan ruang," kata dia.

Sementara itu, pelatih Bosnia Sergej Barbarez menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan tiket ke babak gugur meski menelan kekalahan telak. "Kami masih memiliki pertandingan ketiga dan belum ada yang hilang. Kami harus memenanginya bila ingin melangkah lebih jauh," ujar Barbarez.

Ia menilai timnya sempat tampil baik sebelum gol pertama Swiss tercipta. Menurut dia, Bosnia bahkan memiliki beberapa peluang emas untuk mencetak gol lebih dulu. "Kami adalah tim yang lebih baik sebelum jeda hidrasi. Kami memiliki dua atau tiga peluang luar biasa yang seharusnya berakhir menjadi gol," kata dia.

Barbarez menyebut gol pembuka Swiss berawal dari kesalahan individu yang kemudian diikuti kartu merah Muharemovic, situasi yang membuat timnya kehilangan kendali pertandingan. Kekalahan ini membuat Bosnia wajib mengalahkan Qatar pada laga terakhir Grup B untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur. Adapun Swiss membuka peluang besar untuk melangkah ke fase berikutnya setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |