Satgas Evakuasi 10 Penambang Emas Tewas Diserang TPNPB

6 hours ago 4

SATUAN Tugas atau Satgas Operasi Damai Cartenz mengidentifikasi 10 penambang emas yang tewas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Polisi masih melakukan evakuasi terhadap para korban serangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Kepala Operasi Damai Cartenz Inspektur Jenderal Faizal Ramadhani mengatakan jumlah korban kemungkinan masih bertambah. Faizal menduga masih ada pendulang emas yang bersembunyi di hutan sekitar lokasi kejadian.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku," kata Faizal lewat keterangan tertulis pada Jumat, 22 Mei 2026.

Faizal mengatakan, lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang. Namun, akses menuju lokasi diketahui lebih dekat melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Karena kondisi geografis yang berat dan berada di kawasan hutan lebat, proses evakuasi menggunakan metode pembukaan jalur atau babat hutan menuju titik lokasi.

Selain mengevakuasi korban meninggal, petugas juga melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban selamat yang hingga kini masih dilaporkan bersembunyi di kawasan hutan.

Kejadian pembunuhan terhadap pendulang emas terjadi sejak 18 Mei 2026 di area hutan lindung lokasi penambangan distrik Awimbon Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Pelaku diduga merupakan TPNPB-OPM Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka. Kelompok itu diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan.

Juru bicara markas pusat TPNPB, Sebby Sambom, mengatakan tindakan tersebut dilakukan milisi TPNPB Kodap XVI sebagai peringatan keras, bahwa Yahukimo merupakan salah satu zona perang yang tak boleh dimasuki warga sipil. Khususnya mereka yang bukan berasal dari Papua. "Ini juga balasan kami atas tewasnya milisi Kodap XVI Yahukimo oleh prajurit TNI sebelumnya," kata Sebby melalui pesan suara singkat pada Jumat, 22 Mei 2026.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |