Resep Lidah Kucing Gurih Manis, Mudah dan Cocok untuk Kudapan Lebaran

1 week ago 5

CANTIKA.COM, Jakarta -Selain nastar, lidah kucing juga memiliki banyak peminat khususnya saat momen perayaan Idulfitri. Kue kering ini sudah ada sejak zaman Hindia Belanda, serta memiliki rasa gurih manis.

Merangkum dari Tempo, nama lidah kucing dipilih karena bentuknya yang mirip lidah kucing kecil. Menurut bahasa Belanda, kudapan ini disebut kattentong, dengan pinggiran berwana cokelat. Ternyata membuat makanan khas Lebaran ini tidak sulit, lho. Berikut CANTIKA lampirkan resepnya, yuk buat sekarang di rumah!

Resep Lidah Kucing

Bahan: 

1. 330 gram gula halus

2. 250 gram margarin

3. 250 gram butter

4. 240 gram putih telur

5. 400 gram tepung terigu protein rendah

6. 60 gram maizena

7. 25 gram susu bubuk

8. 1 sendok teh pasta vanila 

Cara Membuat Lidah Kucing 

- Campurkan margarin dan gula halus lalu aduk dengan menggunakan mixer hingga lembut.

- Tambahkan putih telur secara perlahan agar tidak pecah, kemudian kocok selama 5-10 menit sampai adonan mengembang.

- Masukkan tepung maizena dan susu bubuk dalam satu wadah.

- Selanjutnya, tambahkan tepung ke adonan butter dan mixer hingga tercampur rata

- Masukkan adonan ke piping bag. Lalu ikat ujungnya dan potong, kemudian balik loyang lalu olesi margarin secara tipis

- Spluit adonan dalam piping bag ke loyang

- Anda bisa memanaskan oven mulai suhu 140 hingga 150 derajat celcius selama 15 hingga 20 menit, setelah itu keluarkan dari oven dan diamkan hingga agak dingin. 

- Pisahkan kue kering lidah kucing dengan cara menggoyang-goyang loyang, jika sudah terpisah, segera masukkan kudapan tersebut ke dalam topeles dan kue lebaran itu siap dihidangkan.

Kue Lebaran Memiliki Makna Toleransi

Sejarawan kuliner Universitas Padjadjaran Fadly Rahman mengatakan kue Lebaran seperti nastar, kastengel, lidah kucing, dan putri salju yang populer disajikan sebagai kudapan khas Lebaran memiliki makna toleransi di baliknya, seperti dilansir dari CANTIKA, Selasa, 25 Maret 2025. 

Mulanya, aneka kudapan di atas digunakan sebagai pertukaran hantaran dari keluarga Eropa untuk keluarga priyayi yang merayakan hari Lebaran. Kue-kue tersebut juga menjadi panganan yang biasa dihidangkan pada hari-hari perayaan umat Nasrani.

"Kue-kue kering ini disajikan ketika keluarga-keluarga priyayi merayakan lebaran dan di sini juga ada hantar-menghantar ketika Lebaran. Keluarga-keluarga Eropa menghantarkan makanan seperti kue-kue kering ini untuk keluarga priyayi," kata Fadly.

Pilihan Editor:  Resep Kunafa Khas Timur Tengah yang Autentik dan Tidak Ribet

MELINDA KUSUMANINGRUM | TEMPO.CO

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |