Purbaya Klaim AIIB Komitmen Beri Pendanaan Rp 301,8 Triliun

1 day ago 4

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan salah satu hasil rangkaian kunjungan atau roadshow ke Cina pekan ini. Ia mengaku berhasil mengamankan komitmen pendanaan senilai US$ 17 miliar atau Rp 301,8 triliun (dengan asumsi kurs Rp 17.753 per US$) dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Dukungan pendanaan dari lembaga pembangunan multilateral Asia yang bermarkas di Beijing itu digelontorkan selama periode 2025–2029. “Yang paling penting adalah kami berhasil mengamankan pendanaan sekitar 17 miliar dolar AS untuk proyek-proyek pembangunan di Indonesia antara tahun 2025 sampai 2029. Itu merupakan kontribusi yang sangat besar bagi pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia,” ucap Purbaya lewat keterangan resmi, Rabu, 17 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Komitmen tersebut menjadi salah satu capaian utama dalam pertemuan bilateral antara Purbaya dengan jajaran pimpinan AIIB di Beijing, Cina. Purbaya menjelaskan meskipun sebagian program telah dirancang sebelumnya, pemerintah berhasil memastikan keberlanjutan agenda pembangunan nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Selain itu, AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta untuk memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek-proyek yang didukung oleh lembaga keuangan itu. “Kami tentu menyambut baik niat tersebut dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” kata Purbaya.

Adapun rangkaian kunjungan atau roadshow Purbaya ke Cina dimulai sejak 16 Juni 2026. Salah satu tujuan utamanya adalah mempromosikan surat utang dalam mata uang yuan, Panda Bond, sejak 16 Juni 2026.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto menjelaskan kunjungan ini juga bagian dari non-deal roadshow yang akan dilakukan secara reguler. Promosi diperlukan karena ini merupakan penawaran perdana obligasi tersebut.

“Apalagi ini kan mau penerbitan pertama ya, kita perlu ketemu para investor di mainland Cina, maupun ketemu otoritas,” ucapnya di Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Suminto membeberkan beberapa nama investor institusi yang akan ditemui Purbaya pekan ini. Di antaranya Agriculture Bank of China, Zhong Ou Asset Management, dan ICBC Wealth Management. Pemerintah juga akan menunjuk beberapa lembaga keuangan untuk menjadi Joint Lead Managers (JLM) untuk mengatur pendistribusian Panda Bond.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |