Prabowo Berharap Jerman Aktif Selesaikan IEU-CEPA

3 hours ago 4

PRESIDEN Prabowo Subianto berharap Jerman berperan aktif dalam finalisasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Perjanjian dagang antara Indonesia dan Uni Eropa itu ditargetkan mulai berlaku pada 1 Januari 2027.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Prabowo menyampaikan harapan agar Jerman ikut melancarkan implementasi IEU-CEPA saat bertemu Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Jakarta. "Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama Steinmeier di Istana Merdeka, Senin, 15 Juni 2026.

Ketua Umum Partai Gerindra itu berharap IEU-CEPA bisa segera mencapai kesimpulan substansif. Ia yakin kesepakatan itu bisa memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di Indonesia dan Jerman.

Dalam pertemuan dengan Steinmeier, Prabowo juga membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Kemitraan dua negara, kata dia, juga dilakukan lewat program Competitiveness, Industrial Modernization, and Trade Acceleration (CITA).

"Kami sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan," tutur Prabowo.

Sementara Presiden Steinmeier menyampaikan perjanjian IEU-CEPA yang telah memasuki tahap finalisasi punya potensi besar untuk investasi Jerman-Indonesia.

Dengan IEU-CEPA, kata dia, perusahaan kecil dan menengah dari Jerman punya peluang lebih besar untuk berinvestasi di Indonesia. Kerja sama yang semakin erat antara kedua negara, Steinmeier berujar, akan menguntungkan masing-masing pihak.

Presiden Steinmeier juga menyoroti beberapa perusahaan Jerman yang sejak lama hadir di Indonesia, seperti Siemens, Daimler, hingga Infineon. "Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya merupakan pasar yang memiliki daya tarik, melainkan juga menjadi lokasi untuk investasi," tuturnya.

Dalam kunjungan kali ini, Steinmeier berujar dirinya juga membawa delegasi dari perusahaan-perusahaan besar. "Dan diusahakan membuka jalan baru untuk energi terbarukan dan itu hanya bisa dijalankan secara bersama," ucap dia.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |