One Way Lokal Diberlakukan di Tol Semarang

9 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan one way lokal di Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghindari kepadatan lalu lintas kendaraan pada arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Kebijakan lajur searah diputuskan atas diskresi Kepolisian.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“One way diberlakukan dari KM 425 Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C menuju KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang,” kata Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo di Semarang pada Sabtu, 5 April 2025, dikutip dari keterangan resmi.

Ia menyatakan volume lalu lintas kendaraan arah menuju Jakarta pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C mulai meningkat. Adapun skema one way lokal diberlakukan mulai pukul 09.56 WIB.

Dia mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa mengutamakan keselamatan serta mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol. “Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Ria menambahkan, pengguna jalan tol juga dapat memperbarui informasi perjalanan dengan mengunduh aplikasi Travoy 4.5. Informasi terkini seputar lalu lintas juga bisa ditanyakan dengan menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080.

Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri sebelumnya menyatakan akan menerapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow (lawan arus) hingga one way (satu arah) lokal dan nasional sebagai antisipasi puncak arus balik Lebaran 2025 yang diprediksi akan terjadi pada 5-6 April 2025. Rencana tersebut diputuskan usai rapat bersama Jasa Marga, Jasa Raharja, dan Kementerian Perhubungan.

"Arus balik rencana prediksinya 5 atau 6 tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalulintas," kata Kakorlantas Polri Inspektur Jendera Agus Suryonugroho dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 3 April 2025 seperti dikutip dari Antara.

Penerapan contraflow akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek, apabila arus lalu lintas masih cukup tinggi akan di perpanjang hingga KM 36. "Contraflow dari km 70 hingga km 47 sampai nanti kita perpanjang di km 36 dari contraflow ini nantinya akan lihat parameter-parameter jumlah traffic counting termasuk visi rasio yang kami langsung lihat di lapangan," ujar Agus.

Sementara itu, Korlantas juga akan menerapkan one way lokal tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Apabila lonjakan arus kendaraan masih tinggi akan diberlakukan juga skema contraflow tahap kedua dari KM 246 hingga KM 188.

Linda Lestari berkontribusi dalam penulisan artikel ini. 

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |