Penembakan Massal di Jerman, 6 Orang Tewas

1 hour ago 2

PENEMBAKAN massal di Jerman terjadi pada Senin 29 Juni 2026 yang menewaskan enam orang dan melukai satu orang lainnya. Para korban merupakan petugas kesejahteraan anak.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, seorang pria bersenjata yang terlibat dalam sengketa hak asuh atas putrinya yang berusia tiga bulan menewaskan enam orang dan melukai satu orang lainnya di sebuah pusat kesejahteraan anak di kota Stade, dekat Hamburg, Jerman.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pelaku ditangkap setelah insiden penembakan pada Senin. Ia sempat mencoba melarikan diri menggunakan mobil yang dikemudikan oleh seorang wanita berusia 55 tahun—yang diduga memiliki "hubungan erat dengan keluarga pelaku"—tetapi berhasil ditangkap setelah aksi pengejaran singkat, menurut Kathrin Schuol, kepala polisi Lueneburg yang memimpin penyelidikan tersebut.

"Pelaku memiliki janji temu hari ini—bersama dengan banyak korban—untuk membahas pengaturan hak asuh bagi masa depan bagi putrinya yang berusia tiga bulan," kata Schuol. "Baik sang anak maupun ibunya berada di lokasi kejadian tetapi tidak terluka akibat tembakan."

Petugas darurat segera mendatangi lokasi penembakan dan menemukan empat orang telah tewas. Orang kelima meninggal tak lama kemudian di lokasi kejadian, sementara orang keenam kemudian meninggal dunia akibat luka-lukanya.

Kepala polisi menyatakan bahwa para korban—empat perempuan dan dua laki-laki—semuanya adalah petugas kesejahteraan anak. Mereka semua ditembak "dengan cara yang brutal". Orang ketujuh dilaporkan mengalami luka-luka tetapi kondisinya stabil.

Fasilitas kesejahteraan anak tersebut mencakup tempat penampungan sementara bagi perempuan hamil atau ibu muda yang memiliki anak.

Rekaman yang diunggah oleh surat kabar Bild memperlihatkan sebuah mobil dengan ban kanan yang pecah melambat hingga berhenti di jalan yang dikelilingi pepohonan.

Polisi melepaskan tembakan ke arah mobil tersebut. Namun, baik terduga pelaku penembakan maupun pengemudinya tidak terluka, ujar kepala polisi. Keduanya kini berada dalam tahanan polisi.

Polisi menutup area tersebut saat ahli forensik yang mengenakan pakaian pelindung putih dan polisi berpakaian preman tiba di lokasi kejadian.

Schuol mengatakan bahwa tersangka sebelumnya sudah dikenal oleh polisi dan pernah melontarkan ancaman di masa lalu. Kendati demikian, dia "sebelumnya tidak dianggap sebagai individu yang sangat agresif atau berbahaya".

Ia menyebutkan bahwa tersangka tidak memiliki izin kepemilikan senjata api, dan belum diketahui secara pasti bagaimana ia memperoleh senjata tersebut. Ia menambahkan bahwa tersangka tinggal di Hanover, yang berjarak sekitar 200 kilometer di sebelah selatan.

Menurut Schuol, ibu dari gadis tersebut mengatakan kepada polisi setelah peristiwa penembakan bahwa ia sudah tidak lagi menjalin hubungan dengan tersangka. Stade terletak sekitar 45 kilometer di sebelah barat Hamburg dan memiliki populasi hampir 50.000 jiwa.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |