Kata Ahli, Begini Cara Quietly Present dalam Hubungan

11 hours ago 3

CANTIKA.COM, Jakarta - Semua orang tahu komunikasi itu penting dalam hubungan. Banyak dari kita sengaja menjadwalkan quality time, bahkan mempelajari gaya keterikatan hingga bahasa cinta. Namun, terkadang hal paling penting justru lebih sederhana, yaitu benar-benar hadir saat bersama orang yang kita cintai atau lebih dikenal dengan istilah quietly present.

Terdengar mudah, tapi menurut para ahli kesehatan mental, kebanyakan orang justru melakukannya lebih sedikit dari yang mereka kira.

Apa Arti Quietly Present?

“Kehadiran bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan,” kata Kelly Edmondson, perawat trauma dan konselor duka cita bersertifikat. “Itu adalah sebuah keputusan.”

Pemahaman ini semakin kuat setelah ia mengalami kehilangan pribadi pada 2023. Pengalaman tersebut mengubah cara pandang ia tentang waktu dan hubungan.

Menurutnya, bukan soal punya lebih banyak waktu, melainkan bagaimana kamu menggunakan waktu yang terbatas itu.

Kehadiran bisa dimulai dari hal kecil seperti meletakkan ponsel saat makan bersama, mematikan televisi saat ngobrol atau sekadar mengajukan satu pertanyaan tambahan

Sebagian besar, ini tentang melambat dan benar-benar memperhatikan apa yang dirasakan orang lain.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mendengarkan

Tanpa sadar, banyak orang sudah menyiapkan jawaban saat lawan bicara masih berbicara. Padahal, kebiasaan ini membuat kita hanya “setengah hadir”.

Psikolog klinis Liz Ross merekomendasikan penerapan teknik reflective listening atau mendengarkan reflektif. Apa itu? Sebelum merespons, ulangi secara singkat apa yang kamu dengar.

Contohnya: “minggu ini pasti melelahkan buat kamu” atau “itu terdengar berat untuk kamu jalani”

Cara sederhana ini memberi sinyal bahwa kamu benar-benar mendengarkan.

Tidak Semua Cerita Butuh Solusi

Saat orang terdekat bercerita, respons pertama biasanya ingin langsung membantu, tapi itu tidak selalu dibutuhkan.“Orang-orang yang kita cintai tidak membutuhkan setiap jawaban,” kata Edmondson. “Mereka perlu merasa diperhatikan.”

Artinya, mendengarkan tanpa menghakimi sering kali jauh lebih berarti daripada memberi solusi.

Cara Melatih Kehadiran yang Lebih Tulus

Kehadiran bisa dilatih, bahkan dari momen kecil sehari-hari. Psikolog Laurie Bruce menyarankan untuk mulai dari latihan mindfulness sederhana, seperti fokus selama satu menit pada apa yang kamu rasakan.

Misalnya, memperhatikan suara di sekitar, merasakan hangatnya cangkir kopi, atau sensasi air saat mencuci piring

Mindfulness membantu kita untuk memperlambat dan hadir dengan lebih sedikit penilaian,” ujarnya.

Seiring waktu, kebiasaan ini akan mengubah cara kamu hadir dalam hubungan.

Kehadiran tidak butuh momen besar atau jadwal yang sempurna. Justru, ia hadir dari pilihan kecil seperti memberi perhatian penuh, mendengarkan tanpa distraksi, dan tidak terburu-buru merespons.

Pilihan Editor: 5 Cara Terhubung Kembali dengan Teman, Jangan Gengsi Memulai

REAL SIMPLE | SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |