CANTIKA.COM, Jakarta - Lebaran selalu identik dengan momen spesial untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat. Selain menjadi waktu untuk bersilaturahmi, Hari Raya juga sering dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk tampil rapi dan stylish dengan busana terbaik.
Bagi perempuan berhijab, memilih padu padan hijab yang tepat menjadi salah satu kunci untuk menciptakan tampilan Lebaran yang elegan. Mulai dari pemilihan warna, bahan, hingga teknik styling dapat memengaruhi keseluruhan penampilan agar terlihat harmonis dan tetap nyaman digunakan sepanjang hari.
Koordinator GlamLocal, Rizky Azhar, membagikan beberapa tips padu padan hijab yang bisa menjadi inspirasi untuk tampil chic dan effortless saat Lebaran. Mulai dari memilih warna lembut hingga menerapkan konsep tonal dressing yang sedang tren, berikut panduannya.
1. Pilih Warna Soft yang Elegan
Warna-warna lembut selalu menjadi pilihan favorit untuk Lebaran karena memberikan kesan bersih, anggun, dan menenangkan. Beberapa kombinasi warna yang bisa dicoba antara lain outfit dusty pink dengan hijab cream, atau busana sage green yang dipadukan dengan hijab beige.
2. Gunakan Konsep Tonal Dressing
Konsep tonal atau penggunaan warna dalam satu keluarga warna dapat menciptakan tampilan yang terlihat lebih classy. Misalnya, memadukan outfit hijau sage dengan hijab hijau muda atau busana beige dengan hijab warna krem yang senada.
Karakteristik dan Tips Tonal Dressing:
Warna Senada: Menggunakan nuansa warna serupa, seperti cokelat muda dengan cokelat tua, atau navy dengan biru muda.
Permainan Tekstur: Agar tidak terlihat membosankan, padukan bahan yang berbeda seperti rajut dengan denim, atau sutra dengan kulit dalam satu warna.
Warna Netral: Paling mudah diterapkan dengan warna-warna netral seperti cokelat, krem, beige, abu-abu, atau putih.
Efek Memanjangkan: Teknik ini menciptakan garis lurus tanpa putus, yang membuat siluet tubuh terlihat lebih jenjang dan ramping
3. Pilih Bahan Hijab yang Jatuh dan Rapi
Bahan hijab juga memengaruhi keseluruhan tampilan. Beberapa pilihan bahan yang cocok untuk Lebaran antara lain voal premium yang ringan namun tetap rapi, ceruty baby doll yang memberikan kesan flowy dan feminin, serta satin silk yang terlihat lebih mewah dan elegan.
Bahan dan Model Busana yang Sebaiknya Dihindari Saat Lebaran
Meski ingin tampil maksimal, ada beberapa bahan dan model busana yang sebaiknya dihindari agar tidak mengganggu kenyamanan saat Lebaran. Menurut Rizky salah satunya adalah bahan yang terlalu tebal atau tidak menyerap keringat, seperti polyester tebal atau beludru (velvet). Bahan tersebut cenderung membuat tubuh terasa lebih panas, terutama jika cuaca sedang hangat.
Selain itu, model busana yang terlalu ketat juga kurang disarankan karena dapat membuat gerak menjadi terbatas saat duduk, berjalan, atau makan bersama keluarga. Detail busana yang terlalu rumit juga sebaiknya dihindari. Misalnya penggunaan payet yang berlebihan atau ornamen yang mudah tersangkut, karena dapat menyulitkan aktivitas saat bersilaturahmi.
Dengan memilih bahan, warna, dan siluet yang tepat, tampilan Lebaran bisa tetap stylish tanpa mengorbankan kenyamanan. Karena pada akhirnya, yang paling penting dari momen Lebaran adalah menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
Pilihan Editor: Rekomendasi Mukena Brand Lokal untuk Lebaran, Harga Under Rp300 Ribu
ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































