Pramono Tawarkan Singapura Investasi di TOD dan MRT Jakarta

2 days ago 11

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung bertemu Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura pada Senin, 15 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas peluang investasi Singapura dalam proyek Transit-Oriented Development (TOD) serta MRT Jakarta Fase 3 da 4 untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan pembangunan antara Jakarta dan Singapura.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pramono mengatakan telah menjalin komunikasi dengan Lawrence Wong sejak menjadi Sekretaris Kabinet Indonesia pada 2015 lalu. Pengalaman ini juga menjadi aset bagi Pramono dalam upaya untuk menyelaraskan kebijakan nasional-daerah demi kepastian investasi.

“Pengalaman saya sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta memungkinkan saya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah," kata Pramono. "Pengalaman ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor."

Pemerintah DKI membuka ruang bagi Singapura untuk memperkuat investasi di Jakarta. Pramono menawarkan Singapura berinvestasi di proyek TOD. Pengembangan TOD tersebut bertujuan mengintegrasikan kawasan permukiman, perkantoran, dan pusat komersial dengan akses transportasi massal.

Investasi yang dibuka Pramono juga termasuk pengembangan MRT Jakarta Fase 3 yang menghubungkan Cikarang–Balaraja sepanjang 84 kilometer dan Fase 4 yang melingkar dari Fatmawati-TMII menjadi primadona investasi infrastruktur perkotaan sepanjang 12 kilometer.

Beberapa investasi lain berupa inisiatif transformasi perkotaan yang diharapkan dapat mendorong Jakarta bertransformasi menjadi kota global. “Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara," ucapnya. 

"Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura.” 

Pramono menegaskan komitmennya untuk menghadirkan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten. Menurut dia, kepastian kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor menurut Pramono.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten.

"Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kami perkuat hari ini akan membawa kita pada kesuksesan bersama,” ujar Gubernur Pramono.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |