Prabowo Ingin Bangun Kota-kota Baru untuk Kaum Buruh

4 hours ago 2

PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya membangun kota-kota baru untuk buruh. Dia berjanji kota-kota ini bisa dibangun dengan konsep terintegrasi dan dekat dengan kawasan industri.

Prabowo berujar kebutuhan perumahan adalah salah satu aspirasi yang disampaikan para pekerja. "Saya sudah merencanakan kita akan bikin kota-kota baru, tiap kota mungkin terdiri dari 100 ribu rumah, rumah susun 100 ribu (unit)," kata dia saat menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyampaikan kota-kota baru ini nantinya tidak hanya berfokus membangun hunian. Namun, Prabowo berujar, kota ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti sekolah, rumah sakit, tempat olahraga, hingga tempat penitipan anak atau daycare.

Ia turut menekankan pentingnya akses transportasi memadai agar buruh bisa mudah menuju tempat kerja. Pemerintah, kata dia, bisa menyiapkan moda transportasi seperti kereta atau bus umum dengan biaya terjangkau khusus buruh.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan pemerintah hingga saat ini telah membangun 350 ribu rumah murah. Targetnya, dia berujar, akan mencapai 1 juta rumah dalam tahun ini. "Dan rumah-rumah ini akan sesuai saran saudara, akan dibuat di klaster-klaster yang dekat dengan kawasan-kawasan industri, yang dekat dan tempat bekerja," ujar Prabowo.

Tahun ini, peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta terbelah di dua titik lokasi. Keduanya di area Monas, Jakarta Pusat dan depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Pusat.

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bersama Partai Buruh melakukan May Day di Monas. Namun bukan kegiatan mereka bukan demonstrasi. May Day di Monas dilakukan dalam bentuk perayaan dengan menghadirkan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah organisasi serikat pekerja memilih tidak bergabung dalam perayaan May Day 2026 di Monas bersama penguasa. Mereka yang menolak itu tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak.

Aliansi ini terdiri dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), serta organisasi dari berbagai unsur elemen masyarakat. Mereka bakal berdemonstrasi menyampaikan tuntutan di depan gedung DPR, Jakarta saat peringatan Hari Buruh pada Jumat siang,1 Mei 2026.

Ketua Konfederasi KASBI Sunarno mengatakan akan ada sekitar 10 ribu orang yang berunjuk rasa di depan gedung Parlemen. “Kami mengusung tema May Day bersama Rakyat,” kata dia ketika dihubungi pada Kamis, 30 April 2026.

Sunarno mengatakan aksi yang digelar kelompoknya berbeda dengan yang diselenggarakan oleh KSPSI di Monas. Dia menyatakan peringatan Hari Buruh di depan gedung DPR sebagai aksi yang mandiri dan independen. “Perayaan May Day yang diselenggarakan di Monas menurut kami syarat dengan narasi mainstream dan kooptasi kekuasaan,” ucapnya.

Pilihan Editor:  Hadiah Khusus Pemerintahan Prabowo Menjelang Hari Buruh


Andi Adam Faturahman dan Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |