Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini

4 hours ago 4

PT Hutama Karya (Persero) mengungkapkan perkembangan proses penggabungan atau merger BUMN Karya. Pelaksana tugas (Plt) Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan transisi holding BUMN Karya ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Hamdani menuturkan, proses merger menunggu selesainya restrukturasi kondisi keuangan para entitas BUMN Karya. “Secara timeline kemungkinan restrukturisasi ini bisa kami harapkan selesai sekitar pertengahan tahun, sehingga mulai pertengahan tahun proses integrasinya dimulai dan diharapkan selesai di akhir tahun,” katanya dalam taklimat media di Jakarta, Kamis, 2 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Saat ini, kata Hamdani, sudah ada Project Management Office yang dibentuk untuk mendukung proses merger. Melalui PMO tersebut, Hutama Karya dan entitas calon holding melakukan sinkronisasi berbagai aspek mulai dari sumber daya manusia, operasional, hingga sistem perusahaan.

Meski begitu, Hamdani berujar bahwa masih ada entitas BUMN Karya yang kondisi keuangannya tidak baik-baik saja. “Sehingga memang program dari pemerintah adalah menyehatkan yang dua ini dulu, merestrukturasi mereka dulu, begitu laporan atau buku keuangannya itu sudah membaik, baru mereka akan diintegrasi ke kita,” ucapnya.

Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria sebelumnya menyatakan proses restrukturisasi BUMN Karya hampir final. Selanjutnya proses akan masuk ke fase konsolidasi tiga core utama, yaitu konstruksi di area building, infrastruktur, dan engineering procurement and construction (EPC).

Donny menjelaskan restrukturisasi akan dimulai dari perbaikan fundamental perusahaan, terutama lewat perbaikan laporan keuangan. "Mereka (BUMN Karya) kan saat ini sudah melakukan restrukturisasi, sudah hampir final. Kita sudah lakukan perbaikan juga terhadap bolong-bolong bukunya. Kemudian restrukturisasi terhadap hutang-hutangnya. Setelah ini mereka masuk ke fase konsolidasi," ujar Dony dalam keterangan di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Rencana merger BUMN Karya sudah bergulir sejak 2024 di era Menteri BUMN Erick Thohir. Erick mengatakan ada tujuh BUMN yang akan dilebur, yaitu PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Perseo) Tbk., PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).

M. Faiz Zaki dan Annisa Febiola berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |