CANTIKA.COM, Jakarta - Di tengah dinamika politik nasional yang sering terasa kaku dan formal, sosok Rahmawati Zainal hadir dengan pendekatan yang berbeda. Sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra di Komisi VII yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga sarana publikasi, Rahmawati tak hanya bekerja di balik meja, di mana ia juga turun langsung, menyapa, mendengar, dan merasakan kehidupan masyarakat, khususnya di Kalimantan Utara.
Istri dari Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang ini pun punya cara tersendiri dalam menyerap aspirasi, yang tidak selalu harus dilakukan dalam forum resmi. Rahmawati percaya, kedekatan yang tulus sering lahir dari momen-momen sederhana.
“Terkadang mendengarkan aspirasi tidak harus selalu dalam suasana formal. Ada kalanya, justru dalam kebersamaan yang santai, kita bisa lebih dekat, lebih hangat, dan lebih memahami," tulisnya dalam sebuah unggahan di Instagram, memperlihatkan kedekatan dan keseruannya berbaur di tengah masyarakat. "Bersama, kita tidak hanya berbicara… tapi juga saling mendengar dan merasakan," lanjutnya.
Selain aktif di parlemen, Rahmawati juga menjabat sebagai Ketua TP-PKK Kalimantan Utara, yang memperkuat posisinya dalam pemberdayaan keluarga dan perempuan di tingkat daerah. Melalui dua peran tersebut, ia pun bergerak dari dua sisi sekaligus, yaitu kebijakan di tingkat nasional dan aksi nyata di tingkat lokal.
Menguatkan Nilai Kebangsaan di Tengah Masyarakat
Sebagai politisi, Rahmawati juga aktif dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kalimantan Utara. “Sebagai Anggota DPR RI, kami melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Kalimantan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman dan kesadaran bersama akan pentingnya mengenal serta mengamalkan 4 Pilar sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.”
Empat pilar yang dimaksud meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat Kalimantan Utara semakin kokoh dalam semangat kebangsaan, persatuan, dan cinta tanah air demi Indonesia yang maju dan berdaulat.”
Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Lewat Aksi Nyata
Mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif, khususnya dari daerah asalnya juga menjadi agenda yang tak luput dari kesibukannya. Salah satu bentuk dukungan yang ia tunjukkan adalah melalui aksi sederhana namun penuh makna, di mana ia melakukan pertukaran produk kerajinan tangan lintas daerah.
“Saya bertukar tas dengan @novitamochamad sebuah karya handmade dari perempuan hebat asal Trenggalek, Jawa Timur. Saya memberikan tas buatan Kalimantan Utara sebagai simbol saling menghargai karya anak bangsa lintas daerah.
Pertukaran ini bukan sekadar cendera mata, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap para perajin lokal, khususnya perempuan pelaku UMKM yang terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan daerahnya masing-masing. "Semoga kolaborasi dan semangat saling menguatkan ini terus tumbuh demi ekonomi kreatif Indonesia yang inklusif dan berdaya saing," katanya. Langkah ini tentu menjadi gambaran bagaimana ia memandang ekonomi kreatif bukan sekadar sektor, tetapi gerakan kolaboratif yang menghubungkan daerah dan memberdayakan perempuan.
Pilihan Editor: Wali Kota Kendari Siska Karina Imran Bangun Kota dengan Sentuhan Empati dan Aksi Nyata
LANNY KUSUMASTUTI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































