Ketua DPRD se-Indonesia Ikut Retret di Magelang

5 hours ago 8

LEMBAGA Ketahanan Nasional atau Lemhanas menggelar retret untuk para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari seluruh Indonesia. Retret digelar di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

Acara diagendakan selama lima hari pada 15 hingga 19 April 2026. "Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan integritas para pemimpin legislatif daerah di tengah kompleksitas era global," kata Kepala Biro Humas Lemhanas Brigadir Jenderal Muhammad Arif Nur dalam keterangannya dikutip Rabu, 15 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Arif, program ini adalah bagian dari Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang akan diikuti seluruh ketua DPRD level provinsi hingga kota dan kabupaten. Program KPPD 2026 ini diprakarsai oleh Lemhanas bekerja sama dengan Akademi Militer.

Arif berujar, retret mengombinasikan telaah teori dengan pembangunan karakter yang disiplin. Di Lembah Tidar, kata dia, para peserta akan digembleng dengan nilai-nilai patriotisme dan ideologi negara melalui pemaparan para pakar dan tokoh nasional.

Retret ketua DPRD ini akan dihadiri oleh 557 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, mencakup 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, 415 Ketua DPRD Kabupaten, dan 11 Pengurus Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia.

Menurut Arif, para peserta wajib  hadir tepat waktu, mengikuti seluruh kegiatan, tinggal di glamping Akmil Magelang, mematuhi tata tertib, menyelesaikan tugas, dan menjaga nama baik Lemhannas serta institusi asal selama retret.

Materi pokok retret mencakup nilai-nilai kebangsaan yang meliputi perkembangan lingkungan strategis, peneguhan jati diri bangsa, kewaspadaan nasional, penguatan peran pimpinan, Pancasila dan UUD 1945, serta merajut keberagaman. Selain itu, materi Asta Cita & Visi, Misi, Program Prioritas Presiden akan dibahas mendalam.

Tema besar kegiatan kali ini adalah "Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota Guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045". Program ini diselenggarakan sebagai instrumen strategis untuk pelatihan sekaligus memastikan implementasi Asta Cita pemerintah.

"Di penghujung kursus, setiap pimpinan DPRD didorong untuk melahirkan inovasi strategis yang mampu mengoptimalkan peran parlemen daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat," ucap Arif.

Menurut dia, output utama dari KPPD ini bukan sekadar pemahaman akademik, melainkan evolusi dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak. Lemhanas berharap para pimpinan DPRD mampu membawa pulang spirit untuk kolaborasi lintas sektor serta keberpihakan total pada kepentingan nasional.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |