Jaksa soal Brownies untuk Amsal Sitepu: Kebiasaan Lokal

2 hours ago 1

JAKSA Kejaksaan Negeri Karo, Wira Arizona, membantah mengintimidasi Amsal Sitepu dalam proses pemeriksaan. “Itu tidak ada, seperti yang saya sampaikan,” kata Wira saat menjawab pertanyaan Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, terkait dugaan intimidasi terhadap Amsal dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Habiburokhman menanyakan pernyataan Amsal Sitepu yang mengaku mengalami intimidasi dari Wira. Pertanyaan tersebut muncul dalam RDPU antara Komisi III DPR dan Kejaksaan Negeri Karo.

Dalam RDPU sebelumnya, Amsal menyatakan bahwa Wira sempat memberinya sekotak brownies saat proses pemeriksaan. Amsal mengklaim Wira menyampaikan pesan agar ia mengikuti alur dan tidak membuat keributan. “Dalam proses hukum yang saya jalani, saya pernah mendapatkan intimidasi dari jaksa yang memberikan saya sekotak brownies. Dia mengatakan kepada saya di rutan, ‘sudah, ikuti saja alurnya, tidak usah ribut-ribut, tutup konten-konten itu’,” kata Amsal dalam RDPU secara daring, Senin, 30 Maret 2026.

Wira membantah pernyataan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemberian brownies merupakan hal yang lazim dalam budaya di Karo. Ia juga menegaskan tidak pernah menyampaikan pesan seperti yang diceritakan oleh Amsal.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan telah menjatuhkan vonis bebas kepada Amsal Sitepu dalam kasus dugaan korupsi dana desa di Kabupaten Karo tahun anggaran 2020–2023. Majelis hakim membacakan putusan tersebut pada 1 April 2026.

Dalam perkara ini, jaksa sebelumnya mendakwa Amsal melakukan mark up dalam proyek pembuatan video profil untuk 20 desa di Kabupaten Karo. Jaksa menghitung biaya pembuatan video profil seharusnya Rp 24,1 juta per desa, bukan Rp 30 juta seperti yang diajukan Amsal.

Kasus ini menjadi sorotan setelah potongan video pembelaan Amsal viral di media sosial. Dalam video tersebut, Amsal menyoroti pernyataan jaksa yang menyebut jasa editing seharusnya bernilai Rp 0.

Dalam surat dakwaan, jaksa menampilkan perbandingan antara proposal yang diajukan Amsal dan perhitungan auditor. Auditor tidak memasukkan biaya untuk concept, clip on, cutting, editing, dan dubbing. Sementara itu, Amsal menetapkan biaya untuk setiap komponen tersebut, yakni concept sebesar Rp 2 juta, clip on Rp 900 ribu, cutting Rp 1 juta, editing Rp 1 juta, dan dubbing Rp 1 juta.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |