Istana Bantah Chatib Basri Gantikan Purbaya

1 week ago 24

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan tidak ada pengocokan ulang atau reshuffle kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo Subianto. Dia membantah isu yang menyebut Muhammad Chatib Basri bakal gantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.

"Tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan. Berkali-kali juga sudah kami sampaikan, tidak ada rencana reshuffle," kata dia di kompleks DPR, Jakarta pada Senin, 8 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kabar pergantian Menteri Keuangan belakangan menjadi pembicaraan publik bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah. Chatib Basri, ekonom sekaligus mantan Menteri Keuangan menjadi salah satu nama yang muncul ke permukaan.

Prasetyo meminta agar publik tidak berspekulasi ataupun mengait-aitkan isu reshuffle dengan nama-nama tokoh. Presiden Prabowo Subianto, ujar dia, pastinya akan menyampaikan ke publik ihwal pengocokan ulang kabinet.

"Tidak hanya salah satu kementerian, kalau memang presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan pada waktunya akan disampaikan," ucap politikus Partai Gerindra ini.

Dia mengatakan kondisi Indonesia sedang membutuhkan koordinasi yang erat dan intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan menteri-menteri di bawahnya dinilai juga perlu berkoordinasi lebih intens.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyatakan ia hendak mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih. Pernyataan itu merespons kabar pengunduran diri di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Purbaya mengatakan pelemahan nilai rupiah ini akan berdampak pada meningkatnya besaran utang yang harus dibayar pemerintah. Purbaya menyebutkan kupon surat utang atau imbal hasil yang dibayar pemerintah berupa fixed rate atau konstan.

“Ini masih dalam range perhitungan kami yang sebelumnya saya sebutkan,” ujarnya ketika ditemui di Gedung DPR pada Kamis, 4 Juni 2026.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan itu menjelaskan bahwa pemerintah sudah membuat simulasi perhitungan ketika harga minyak mentah naik. Sementara asumsi nilai tukar rupiah dalam APBN 2026 adalah Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat.

Anastasya Lavenia berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |