DIREKTUR PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas antara Rp 2,8-2,9 juta per gram pada pekan depan. Faktor dominan masih akan dipengaruhi oleh kondisi global.
“Ada faktor geopolitik, perpolitikan di Amerika, kebijakan bank sentral, kemudian yang keempat supply dan demand,” katanya dalam keterangannya pada Ahad, 26 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ibrahim memperkirakan harga emas bisa menyentuh level US$ 4.651 per troy ounce atau Rp 2,8 juta per gram jika terjadi penurunan dari penutupan perdagangan Jumat lalu. Apabila terus menurun, diperkirakan berada di level US$ 4.520 per troy ounce atau Rp 2.790.000 per gram. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga emas berada di level US$ 4.708,69 per troy ounce atau Rp 2.825.000 per gram.
Di level tertinggi, kata Ibrahim, harga emas diperkirakan US$ 4.779 per troy ounce atau Rp 2.865.000 per gram. Jika lebih dari itu, kemungkinan berada di level US$ 4.880 atau sekitar Rp 2.980.000.
Hal-hal yang memengaruhi adalah upaya negosiasi antara Amerika Serikat dengan Iran yang difasilitasi oleh Pakistan. Upaya gencatan senjata yang diperpanjang Amerika Serikat sejak 22 April masih diragukan oleh Iran karena masih terdapat ancaman-ancaman penyerangan.
Ditambah lagi jalur pelayaran di Selat Hormuz belum kunjung dibuka sepenuhnya dan semakin mengerek harga minyak mentah dunia. “Iran kembali menutup Selat Hormuz dan ini yang membuat harga-harga minyak terus melambung tinggi dan berdampak terhadap apa? terhadap inflasi,” ujar Ibrahim.
Kemudian dinamika internal dari Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve turut memengaruhi spekulasi harga emas maupun nilai tukar rupiah terhadap dolar. Salah satu dinamika itu adalah Kevin Warsh akan menjabat sebagai Ketua The Fed dan menggantikan Jerome Powell pada Mei mendatang.
Perihal suplai dan permintaan, kata Ibrahim, negara-negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan) menambah emas sebagai cadangan devisa untuk mengantisipasi perang yang berlangsung panjang. “Sehingga pada saat harga logam mulia (emas) mengalami penurunan, ini kesempatan terbaik bagi bank sentral negara-negara anggota BRICS untuk memupuk kekayaannya,” ucapnya.
Adapun harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. menurut situs resmi logammulia.com, terpantau fluktuatif sepanjang April 2026. Harga mulai dari Rp 2.805.000 – 2.807.000 per gram, dengan harga tertinggi Rp 2.922.000 per gram pada 2 April.













































