Gerai Koperasi Desa Merah Putih Prioritaskan Produk UMKM

2 hours ago 3

MENTERI Koperasi Ferry Juliantono menyatakan salah satu kegiatan usaha Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih adalah retail modern. Ia memastikan produk-produk UMKM akan diprioritaskan mengisi gerai-gerai retail tersebut.

Karena itu pemerintah akan mendorong program-program kurasi, inkubasi, dan pembiayaan bagi produk-produk UMKM di seluruh daerah. “Enggak usah takut produknya tidak laku, karena pasti kami jamin itu akan kita prioritaskan dijual di gerai-gerai atau rak-rak yang ada di Koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” ucap Ferry saat menyampaikan sambutan dalam penutupan Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 di Jakarta Pusat, Kamis, 2 April 2026.

Langkah ini akan menumbuhkan perilaku masyarakat yang semula hanya jadi konsumen, kini bisa berkembang menjadi produsen. Menurut Ferry, banyak produk UMKM di daerah yang sebelumnya agak kesulitan dijual ke retail-retail lain. “Sekarang kita buka kesempatan yang akan kita prioritaskan dari produk-produk lokal yang banyak,” ujarnya.

Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang sudah terbangun puluhan ribu, lewat pembangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya diharapkan bisa menjadi bagian dari ekosistem pengembangan literasi dan pembangunan sektor riil. Khususnya bagi pengembangan masyarakat ekonomi syariah. Ia juga optimistis koperasi desa bakal menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi Syariah yang berkelanjutan. 

Sebelumnya  Ferry sempat menyebutkan 34 ribu koperasi di Indonesia sedang membangun gerai fisik. “Yang sudah (dibangun) 100 persen ada 2.500 bangunan fisik,” ucapnya pada 29 Maret 2026, seperti dikutip dari Antara.

Puluhan ribu koperasi desa merah putih tersebut merupakan bagian dari total sekitar 83 ribu koperasi di seluruh Indonesia yang telah terbentuk dan sudah berbadan hukum atau memiliki akte. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 Kementerian Koperasi menugaskan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk membangun fisik, gerai dan alat kelengkapan KDKMP dibantu oleh TNI. Pemerintah menargetkan pada Agustus dan September 2026 akan ada 10 ribu Kopdes Merah Putih yang telah selesai proses pembangunan fisiknya.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |