Dokter Ingatkan Jangan Anggap Remeh Kesehatan Saluran Cerna Anak

2 hours ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Tahukah parents jika kesehatan saluran cerna anak merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal agar tetap aktif setiap hari. Sebab, saluran cerna adalah pusat kesehatan holistik, di mana tidak hanya menyerap nutrisi di usus halus, tetapi juga mempengaruhi nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta menjadi kunci tumbuh kembang si kecil. 

Orang tua bisa mengetahui kondisi kesehatan pencernaan anak dengan memantau kondisi feses-nya. Namun, orang tua sering panik dan bingung dengan perubahan bentuk, warna atau tekstur fases pada anak. Padahal, dengan memahami dan mengamati kondisi feses atau pup si Kecil secara teratur bisa menjadi indikator utama pencernaan yang sehat dan langkah awal untuk memastikan tumbuh kembang anak yang baik. 

Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto mengatakan kesehatan pencernaan anak harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diremehkan oleh para Ibu. Para ahli kesehatan telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan optimal dan kesehatan holistik si Kecil serta sebagai fondasi kecerdasan anak. Maka dari itu, masa ini merupakan periode emas untuk perkembangan fungsi pencernaan dan maturitas mikrobiota saluran cerna.

Dokter Spesialis Anak-Konsultan Gastrohepatologi, dr. Frieda Handayani Kawanto di acara media discussion AI Poop Tracker di Jakarta, Kamis, 2 April 2026/Foto: Cantika/Ecka Pramita

Nutrisi memiliki peran penting untuk mengoptimalkan saluran cerna, jadi pastikan si Kecil mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang. Salah satu cara untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah dengan mengonsumsi serat prebiotik, seperti, FOS, GOS dan Inulin yang berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan si Kecil dan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang. 

Oleh karena itu, si Kecil perlu diberikan asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian, atau bisa juga bersumber dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik untuk anak diatas satu tahun.  

"Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan si Kecil dapat terjaga, sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur," jelas dr. Frieda di acara media discussion AI Poop Tracker di Jakarta, Kamis, 2 April 2026. 

Lebih lanjur dr. Frieda menambahkan selain memastikan asupan nutrisi prebiotik-nya terpenuhi, monitoring pup si Kecil secara rutin juga akan membantu orang tua mengetahui kondisi pencernaan anak dalam kondisi sehat. Sebab, masalah pencernaan pada anak sering kali tidak langsung terlihat, dan perubahan pola buang air besar menjadi salah satu tanda paling awal dan penting dari gangguan kesehatan pencernaan. 

Oleh karena itu, anak yang secara rutin memiliki pola buang air besar (BAB) yang baik cenderung memiliki nafsu makan yang baik, tidur yang berkualitas, suasana hati yang positif, serta pertumbuhan yang optimal

ECKA PRAMITA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |