TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo mengatakan puncak arus balik pada Idul Fitri 1446 Hijriah atau libur Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi hari ini, Ahad, 6 April 2025.
“Sementara prediksi puncak volume lalu lintas masuk Jakarta dari empat Gerbang Tol (GT) Utama (Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi) pada 6 April 2025 sebanyak 276.006 kendaraan,” kata Syafrin melalui pesan tertulis saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 5 April 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Berdasarkan hasil pantauan Dishub Jakarta, ia melanjutkan, sejauh ini jumlah kendaraan tertinggi pada arus balik masuk Jakarta terjadi pada 4 April 2025, yakni sebanyak 234.752 kendaraan. Data yang bersumber dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk ini merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama sampai dengan 5 April 2025.
Ia mengatakan, hingga Sabtu ini, rekayasa lalu lintas masih akan dilakukan dan berpusat di jalan tol dengan mengikuti rekayasa lalu lintas dari Korlantas Polri. “Sedangkan untuk jalan provinsi baik jalan arteri, kolektor, maupun lokal belum ada penerapan rekayasa lalu lintas, melihat kondisi situasional di lapangan,” tuturnya.
Sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk mencatat total volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) meningkat sebesar 39,94 persen pada H1 hingga H+3 libur Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Persentase tersebut setara dengan 918.540 kendaraan dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yakni sebanyak 656.385 kendaraan.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana memaparkan, dari data yang diambil pada Senin, 31 Maret hingga Jumat, 4 April 2025 itu distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek berasal dari tiga arah. Ketiganya yakni dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan mayoritas sebanyak 480.812 kendaraan atau 52,3 persen, dari arah Barat (Merak) sebanyak 233.389 kendaraan atau 25,4 persen, dan dari arah Selatan (Puncak) sebanyak 204.339 kendaraan atau 22,2 persen. Berikut rincian distribusi lalu lintas arus balik ke arah Jabotabek.