Saan: Ide Merger NasDem dan Gerindra Belum Dibahas Mendalam

5 hours ago 3

WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengatakan bahwa internal partainya belum membahas lebih jauh soal ide penggabungan dengan Partai Gerindra. Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu, ada banyak pertimbangan yang dimiliki oleh partai sebelum memutuskan meleburkan diri dengan partai lain. 

Saan mengklaim masih berfokus mengkonsolidasikan internal partai, alih-alih menindaklanjuti gagasan penggabungan dengan Partai Gerindra. "Jadi terkait dengan soal wacana fusi, itu belum menjadi pembicaraan di internal secara lebih mendalam," kata dia di Kompleks DPR, Jakarta, pada Senin, 13 April 2026. 

Majalah Tempo edisi pekan ini mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra mengusulkan kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk menggabungkan dua partai. Ide itu muncul setelah keduanya bertemu di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada pertengahan Februari 2026. 

Jika ide itu terwujud, gabungan dua partai mengumpulkan hampir 35 juta suara nasional atau 23 persen berdasarkan hasil pemilu 2024. Menurut tiga pejabat teras NasDem, Surya tak menyambut usulan itu karena ingin mempertahankan posisinya dan belum melihat apa manfaat merger untuk NasDem. 

Saan mengaku terkejut dengan informasi tersebut. Dia enggan menyebut isu penggabungan kedua partai sebagai merger atau akuisisi, melainkan fusi sebagai istilah resmi. 

Saan berpendapat penggabungan dua partai adalah ide yang wajar, apalagi pernah terjadi di tahun 1973 silam. Dibanding saat itu, dia menilai saat ini gagasan merger kedua partai menjadi lebih sulit direalisasikan karena perbedaan filosofi antar partai. 

"Misalnya terkait dengan soal konteks ideologi, konteks identitas, eksistensi partai, karena membangun atau mendirikan partai itu, para pendiri partai masing-masing, tentu punya idealisme dan gagasan dalam konteks yang berbeda-beda," tutur dia. 

Egi Adyatama berkontribusi dalam tulisan ini 
Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |