NYT: Trump Tunda Serangan ke Iran karena Stok Rudal Menipis

7 hours ago 6

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menunda rencananya untuk memperluas agresi militer terhadap Iran. Laporan harian The New York Times, dengan mengutip sejumlah sumber internal, menyebut hal ini dilakukan menyusul kekhawatiran eskalasi serangan bersenjata itu dapat menguras cadangan rudal pertahanan udara AS yang kian menipis.

The New York Times seperti dikutip Antara pada Sabtu 26 Juli 2026 menyebut penundaan eskalasi serangan itu didasari oleh kekhawatiran Pentagon akan penipisan stok rudal penangkis jenis Patriot dan amunisi pertahanan udara lainnya di kawasan Timur Tengah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain itu, para pejabat tinggi AS mengkhawatirkan dampak pelebaran konflik, mulai dari renggangnya hubungan dengan sekutu kunci di Teluk Persia, guncangan ekonomi global, hingga semakin buruknya krisis energi dan migrasi.

Keputusan Trump tersebut diambil usai ia menggelar pertemuan tertutup bersama para penasihat dan pejabat senior Pemerintah AS pada Jumat.

Secara terpisah, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine secara internal memperingatkan bahwa meski penyerangan skala besar memungkinkan untuk dilanjutkan, langkah tersebut berisiko tinggi menguras habis persediaan rudal pencegat milik militer AS.

Hampir seluruh lingkaran dalam istana kepresidenan AS menganggap rencana eskalasi tersebut kurang bijaksana.

Sebelumnya, portal berita Axios melaporkan militer Amerika Serikat terus mematangkan rencana operasi militer berskala besar terhadap Iran, meski Presiden Trump belum menerbitkan perintah resmi.

Menurut Axios, Trump telah menginstruksikan penghentian serangan baru ke Iran sejak Jumat 25 Juli, dengan memutus gelombang gempuran yang telah berlangsung selama 13 hari berturut-turut.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |