Malioboro Padat Merayap Disambangi Wisatawan pada Lebaran Hari Kedua

1 day ago 3

TEMPO.CO, Yogyakarta - Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, mulai padat memasuki lebaran hari kedua, 1 April 2025. Ribuan kendaraan berpelat nomor luar daerah seperti Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan luar Jawa sejak pagi hingga petang mulai ramai memasuki kawasan pusat perbelanjaan itu. Para wisatawan itu juga memadati kawasan pedestrian Malioboro, baik di pedestrian sisi timur maupun barat.

Dari kunjungan itu, ada wisatawan yang baru pertama kali datang ke Malioboro untuk merasakan suasananya mulai berjalan-jalan di pedestrian hingga berbelanja cendera mata sembari kulineran malam.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Iya baru pertama ke sini (Malioboro), sudah dari sore di sini, terus jalan-jalan dari ujung-ujung, beli batik, makan di lesehan lalu lanjut jalan jalan lagi," kata Angela, 32, warga asal Jakarta Barat yang berlibur ke Yogyakarta berdua bersama keponakannya.

Angela mengaku libur kali ini memilih Yogyakarta karena ingin menjajal suasananya. Pada libur Lebaran tahun-tahun sebelumnya, ia lebih banyak menghabiskannya tetap berada di Jakarta bersama keluarganya  "Ternyata ramai sekali, tapi seru, besok baru mau jajal ke pantai di Gunungkidul," kata karyawan swasta yang berencana berada di Yogyakarta sampai akhir pekan ini.

Jumlah Kendaraan Masuk 

Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Teteg Kawasan Malioboro Yogyakarta, Inspektur Satu (Iptu) Wantoko, menuturkan bahwa pada hari kedua libur lebaran ini, rata-rata kendaraan yang masuk ke arah Malioboro bisa berkisar 1.000 unit lebih per jamnya. Perkiraan itu dari hasil perhitungan jumlah kendaraan yang melintas di Malioboro tiap tiga jam. "Dari pagi, mulai pukul 06.00 sampai 09.00 WIB, tercatat kendaraan yang masuk kawasan Malioboro ada 3.351," kata Wantoko.

Sedangkan, kendaraan yang hanya melintas Malioboro, dari Taman Parkir Khusus Abu Bakar Ali menuju Pasar Kembang, dalam periode yang sama jumlahmya tercatat 3.391 unit kendaraan. "Jadi selama tiga jam itu rata rata 3.000-an lebih, satu jamnya berarti 1.000-an kendaraan lebih," kata dia.

Wantoko membeberkan, kepadatan Malioboro terus meningkat menjelang sore dan malam hari.

Kantong Parkir di Malioboro

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menuturkan, wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta terutama yang ingin ke Malioboro bisa memanfaatkan kantong parkir alternatif yang disiapkan Pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satunya kantong parkir di GOR Amongrogo. Pengunjung tak perlu kebingungan mencari kantong parkir di tengah padatanya kawasan Malioboro. “Dari sana, wisatawan bisa menggunakan shuttle bus menuju Taman Pintar, lalu berjalan kaki ke Malioboro,” kata Hasto.

Di tengah padatnya kunjungan wisata ke Malioboro itu, di media sosial sempat viral video adanya tumpukan sampah yang dibuang sembarangan di sudut gapura pintu masuk Jalan Dagen, salah satu ruas Jalan Malioboro, pada Selasa 1 April 2025. Tumpukan sampah yang terdiri dari plastik, bungkus makanan, serta sisa-sisa kemasan lainnya menumpuk di satu titik. 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Cagar Budaya Malioboro Ekwanto, menyatakan mereka tengah menyelidiki pihak yang menumpuk sampah di kawasan wisata itu. "Malioboro harus tetap bersih selama libur Lebaran, untuk kasus (tumpukan sampah) itu akan kami selidiki," kata dia.

Ekwanto mengaku telah mengerahkan patroli kebersihan untuk memastikan kawasan Malioboro bebas dari sampah. Patroli ini telah dimulai sejak H-7 Lebaran dan akan terus berlangsung hingga H+7 Lebaran, dengan tim kebersihan yang bekerja selama 24 jam.  "Setiap hari ada tim yang menyisir sampah dan kami melakukan penyisiran itu selama 24 jam," kata dia.

Ekwanto juga mengimbau para pelaku usaha, pengunjung, baik wisatawan maupun masyarakat setempat, agar tidak membuang sampah sembarangan di kawasan Malioboro.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |