Gaya Makeup Luna Maya di Premiere Film Suzzana: Santet Dosa di Atas Dosa

3 hours ago 3

CANTIKA.COMJakarta - Kehadiran Luna Maya di gala premiere film Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa langsung mencuri perhatian. Bukan dengan tampilan horor yang ekstrem, melainkan lewat interpretasi glamor yang tenang dan berkelas, seolah menjadi penyeimbang atmosfer gelap dari film yang dibintanginya. Dirias oleh Archangela Chelsea, penampilan Luna malam itu terasa matang, sophisticated, dan penuh kontrol.

Dari foto yang terlihat, riasan Luna Maya tampak bermain di palet netral elegan dengan sentuhan warm undertone. Kompleksi kulitnya terlihat halus dan bercahaya, namun bukan tipe glow berlebihan. Finish-nya lebih ke soft satin, memberi kesan kulit sehat dan terawat.

Area mata menjadi salah satu fokus utama. Eye makeup terlihat bersih namun tegas, dengan permainan eyeshadow cokelat lembut yang dibaurkan rapi, memberi dimensi tanpa kesan berat. Garis eyeliner dibuat presisi mengikuti bentuk mata, sementara bulu mata tampil lentik natural cukup untuk memberi definisi tanpa mencuri perhatian dari keseluruhan look.

Alis Luna dibentuk rapi dengan gaya natural-structured, tidak terlalu tebal namun tetap tegas, menyempurnakan ekspresi wajahnya yang tenang dan confident.

Pilihan lipstik bernuansa nude dengan hint mauve atau cokelat lembut memperkuat kesan dewasa dan refined. Warna ini membuat keseluruhan riasan terasa seimbang, tidak terlalu dramatis, namun tetap powerful. Bibir tampak terdefinisi dengan baik, menambah karakter tanpa terlihat berusaha terlalu keras.

Gaya rambut Luna Maya saat itu cenderung minimalis dan sleek, dengan potongan pendek sebahu yang ditata rapi. Rambut dibentuk dengan volume yang terkendali, memperlihatkan leher dan garis rahang yang tegas. Pilihan ini membuat fokus tetap berada pada wajah dan riasan, sekaligus memberi kesan modern dan effortless.

Riasan karya Archangela Chelsea pada Luna Maya di gala premiere ini menunjukkan bahwa beauty look tidak selalu harus dramatis untuk meninggalkan kesan kuat. Dengan pendekatan yang rapi, seimbang, dan penuh perhitungan, Luna tampil sebagai sosok perempuan dewasa yang percaya diri, tenang, berkelas, dan tetap relevan.

Busana Berkilau sebagai Statement

Busana bernuansa emas bertekstur yang dikenakan Luna memberi sentuhan glamor klasik. Potongan longgar dengan struktur tegas menciptakan siluet yang kuat namun tetap elegan. Dipadukan dengan inner berwarna gelap, busana ini memperkuat kontras visual sekaligus membuat riasan wajah semakin menonjol.

Tentang Film Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Film Suzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menghadirkan kisah horor yang tidak hanya mengandalkan teror visual, tetapi juga menggali lapisan gelap tentang rasa bersalah, dendam, dan konsekuensi dari dosa yang dipendam. Dalam film ini, Luna Maya dan Reza Rahadian tampil sebagai pemeran utama, membawa cerita ke arah yang lebih psikologis dan emosional.

Cerita berpusat pada sosok Suzanna, karakter yang hidupnya terjebak dalam rangkaian peristiwa kelam akibat pengkhianatan, luka batin, dan kekerasan yang tidak pernah benar-benar selesai. Alih-alih sekadar menakut-nakuti penonton, film ini menempatkan horor sebagai medium untuk membicarakan trauma dan balas dendam yang diwariskan, seolah dosa masa lalu terus menuntut pertanggungjawaban.

Peran Luna Maya digambarkan dengan pendekatan yang lebih sunyi dan intens. Karakternya tidak selalu berteriak lewat adegan ekstrem, melainkan hadir lewat ekspresi, tatapan, dan emosi yang tertahan. Sosok yang ia perankan menjadi simbol luka yang tidak diberi ruang untuk sembuh, hingga akhirnya menjelma menjadi amarah yang destruktif.

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Bogor View | Pro Banten | | |