CANTIKA.COM, Jakarta - Tempo akan kembali menggelar Festival Film Tempo (FFT) sebagai acara puncak program Film Pilihan Tempo. Ajang apresiasi bagi sineas Indonesia ini telah berlangsung sejak 2001 silam. FFT tahun ini berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Meskipun dikenal sebagai media yang berfokus pada politik dan investigasi, Tempo selalu memberikan ruang bagi seni, termasuk film. Sejak Edisi Khusus Milenium 2001, Tempo memulai tradisi pemilihan film, yang kemudian berkembang menjadi Laporan Khusus Film Pilihan Tempo pada edisi 5 Desember 2011.
Sebagai bagian dari tradisi panjang Tempo dalam mengapresiasi dunia perfilman, Festival Film Tempo tidak hanya menyoroti film-film pilihan setiap tahun, tetapi juga merefleksikan isu sosial, budaya, dan politik yang diangkat dalam sinema Indonesia.
Penilaian Juri dan Kategori Baru
Film yang dinilai setiap tahun merupakan karya yang telah dipertontonkan kepada publik, baik melalui bioskop, festival, atau platform digital. Tempo memilih dan menyeleksi film yang dianggap memiliki kualitas sinematik dan layak untuk masuk dalam penilaian juri.
Film Pilihan Tempo 2025 kali ini menyoroti sejumlah film yang tayang selama 2025. Tim juri, yang terdiri dari wartawan seni Tempo dan insan perfilman dari luar redaksi, mengelompokkan penilaian ke dalam tujuh kategori, yakni film, sutradara, penulis naskah, aktor dan aktris utama, serta aktor dan aktris pendukung pilihan.
Festival Film Tempo kali ini juga menambahkan kategori baru, Film Unggulan Pilihan Penonton, sebagai upaya melibatkan masyarakat secara langsung agar dapat memilih film jagoan mereka. Film-film yang mereka pilih adalah judul yang masuk daftar unggulan untuk semua kategori dari Film Pilihan Tempo 2025. Anda juga dapat memilih film favorit Anda melalui tautan: https://www.tempo.co/filmfavorit.
"Festival Film Tempo adalah perayaan bagi perfilman nasional, terutama pencapaian artistik dan tema, yang membuat kita percaya bahwa sinema Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang," kata Ketua Panitia Festival Film Tempo Iwan Kurniawan, Selasa, 13 Januari 2025.
Tak Terbatas Tema dan Genre
Dalam sejarahnya, Film Pilihan Tempo tidak dibatasi oleh tema atau genre tertentu. Setiap tahun, pilihan Tempo menunjukkan keragaman perspektif dalam sinema Indonesia, seperti film magis Opera Jawa (2006) karya Garin Nugroho. Tempo memilih Mereka Bilang, Saya Monyet (Djenar Maesa Ayu), sebuah film dengan eksplorasi psikologis yang kuat, pada 2008 dan Pintu Terlarang (karya Joko Anwar), sebuah thriller dengan narasi yang kompleks, pada 2009.
Pilihan juga tak menutup ruang pada film aksi seperti The Raid karya Gareth Evans. Film laga dengan standar aksi internasional tersebut Tempo pilih pada 2011. Film komedi seperti Demi Ucok (2012) karya Sammaria Simanjuntak juga pernah menjadi pilihan. Ada pula drama tentang penyair Wiji Thukul yang dikisahkan Yosep Anggi Noen lewat Istirahatlah Kata-kata (2016).
Festival Film Tempo berkomitmen tetap menjadi ajang untuk merayakan karya-karya insan perfilman Indonesia yang terus berkontribusi untuk menghasilkan film-film berkelas dan bermakna. Ajang Festival Film Tempo dapat disaksikan langsung di kanal YouTube Tempo TV.
Daftar Nomine Film Pilihan Tempo 2025
FILM PILIHAN
Dopamin
Esok Tanpa Ibu
Pangku
Pengepungan di Bukit Duri
Sore: Istri dari Masa Depan
SUTRADARA PILIHAN
Joko Anwar (Pengepungan di Bukit Duri)
Mouly Surya (Tukar Takdir)
Reza Rahadian (Pangku)
Teddy Soeria Atmadja (Dopamin)
Yandy Laurens (Sore: Istri dari Masa Depan)
PENULIS SKENARIO PILIHAN
Diva Apresya, Gina S. Noer, dan Melarissa Sjarief (Esok Tanpa Ibu)
Joko Anwar (Pengepungan di Bukit Duri)
Mouly Surya (Tukar Takdir)
Reza Rahadian dan Felix K. Nesi (Pangku)
Yandy Laurens (Sore: Istri dari Masa Depan)
AKTOR UTAMA PILIHAN
Ali Fikry (Esok Tanpa Ibu)
Angga Yunanda (Dopamin)
Morgan Oey (Pengepungan di Bukit Duri)
Nicholas Saputra (Tukar Takdir)
Ringgo Agus Rahman (Panggil Aku Ayah)
AKTRIS UTAMA PILIHAN
Aurora Ribero (Komang)
Claresta Taufan (Pangku)
Dian Sastrowardoyo (Esok Tanpa Ibu)
Sha Ine Febriyanti (Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah)
Sheila Dara Aisha (Sore: Istri dari Masa Depan)
AKTOR PENDUKUNG PILIHAN
Devano Danendra (Pangku)
Jerome Kurnia (Perang Kota)
Jose Rizal Manua (Pangku)
Omara Esteghlal (Pengepungan di Bukit Duri)
Teuku Rifnu Wikana (Dopamin)
AKTRIS PENDUKUNG PILIHAN
Amanda Rawles (Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah)
Christine Hakim (Pangku)
Eva Celia (Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah)
Raihaanun (Gowok)
Vonny Anggraini (Legenda Kelam Malin Kundang)
FILM PILIHAN PENONTON
Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah
Dopamin
Esok Tanpa Ibu
Gowok
Legenda Kelam Malin Kundang
Panggil Aku Ayah
Pangku
Pengepungan di Bukit Duri
Perang Kota
Sore: Istri dari Masa Depan
Tukar Takdir
Pilihan Editor: Intip Fakta Menarik Festival Film Tempo, Dimeriahkan Idgitaf dan Sal Priadi
MARVELA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































