KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani mengenang peran Presiden ke-1 Soekarno dalam merawat hubungan antara Indonesia dan India saat menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi di gedung DPR, Jakarta. Dalam sambutannya yang disaksikan Modi dan jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Puan berbicara bagaimana Soekarno mencatatkan sejarah sejak awal hubungan kedua negara.
“Presiden pertama Republik Indonesia yang juga merupakan kakek saya menjadi tamu kehormatan utama pada peringatan Hari Republik India yang pertama pada tahun 1950,” kata Puan di gedung DPR, Jakarta, pada Selasa sore, 7 Juli 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Relasi itu terus berlanjut saat Indonesia-India menjadi co-sponsor Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Puan menuturkan, kerja sama itu kemudian menjadi fondasi gerakan non-blok.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu kemudian menceritakan sejarah gedung DPR yang dibangun pada 1965 sebagai bagian dari rencana Conference of the New Emerging Forces atau Conefo.
“Sebuah gagasan strategis Presiden Soekarno yang mencerminkan aspirasi negara-negara berkembang untuk memiliki posisi setara dan turut menentukan dalam tatanan global,” ucap dia.
Hubungan diplomatik yang telah berjalan 75 tahun itu, kemudian dilanjutkan oleh Prabowo yang berkunjung ke India tahun lalu. Puan menilai Indonesia dan India memiliki kesamaan dalam pertumbuhan demokrasi yang menjunjung prinsip kedaulatan di tengah dinamika geopolitik dunia.
Setelah mengantar kepergian Modi, Puan juga kembali menyinggung bagaimana kerja sama Indonesia dan India bisa menguatkan kerja sama karena memiliki kesamaan budaya. Dia meyakini Perdana Menteri India Narendra Modi memiliki pendapat serupa.
“Bahkan beliau juga tadi sempat mengutip pernyataan Presiden Soekarno bahwa rakyat Indonesia dan India terikat oleh hubungan darah dan budaya,” ucap Puan.
PM India Narendra Modi mengunjungi kompleks DPR untuk memberikan sambutan yang berisi harapannya agar kerja sama kedua negara bisa dibawa ke tingkat lebih tinggi. Modi disambut oleh Ketua DPR Puan Maharani, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar Najamudin.
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menyambut Modi di gedung DPR bersama sejumlah menteri. Modi menyambangi kompleks Parlemen setelah menuntaskan kunjungan ke Istana Negara di Jakarta pada Selasa siang.
















































