PERSONEL Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 132,16 kilogram sabu hasil pengungkapan empat kasus narkotika. Dari total barang bukti sabu tersebut, sebanyak 136 gram telah disisihkan untuk kebutuhan uji laboratorium dan pembuktian dalam proses hukum.
Empat kasus yang diungkap BNN, yaitu peredaran narkotika transnasional. Penyidik BNN menangkap dua kurir berinisial AA dan DN di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Kedua tersangka menggunakan identitas palsu saat ditangkap bersama barang bukti sabu seberat 3.990 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Lombok dan kawasan pariwisata sekitarnya," kata Deputi Pemberantasan BNN, Aswin Sipayung, dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Juni 2026.
Kasus kedua soal sabu siap edar untuk wilayah Jabodetabek yang diungkap pada 2 Mei 2026. Tiga kurir berinisial MF, AH, dan AM ditangkap di Jakarta Pusat.
Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 7.172 gram sabu yang sedang dipecah dan dikemas ulang di kamar hotel untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek. Berdasarkan hasil pendalaman, jaringan ini diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial KB.
Sebagian barang bukti lainnya berasal dari pengungkapan narkotika jaringan Faturahman Digulung yang kini berstatus buron. Di kasus ini tim BNN menyita 92 kilogram sabu. Faturahman merupakan pengedar narkoba di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menangkap empat orang tersangka berinisial IP, RA, RM, dan MA pada 7 Mei 2026. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita narkotika jenis sabu seberat 92.226 gram serta 1.000 cartridge vape yang mengandung etomidate sebanyak 1.000 mililiter.
Barang bukti yang dimusnahkan juga berasal dari pengungkapan peredaran sabu lintas provinsi. Tim gabungan BNN dan Bea Cukai mengungkap peredaran sabu jaringan Aceh–Bogor pada Selasa, 19 Mei 2026 di parkiran minimarket di Parung Panjang, Bogor.
Dalam operasi tersebut, petugas menangkap tiga tersangka yakni TA, Y, dan I, serta menyita kurang lebih 29 kilogram sabu dalam kemasan teh Cina berwarna hijau yang disembunyikan di dalam kendaraan pelaku.















































