
Serang, (ProBanten) – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan transportasi melalui kegiatan pelayanan kesehatan dan sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dilaksanakan di Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang pada tanggal 23 Juli 2026.
Kegiatan ini menyasar para pengemudi dan kru perusahaan otobus (PO) sebagai bagian dari upaya preventif untuk
menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kondisi kesehatan dasar, seperti tekanan darah, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi fisik para pengemudi dan kru berada dalam keadaan prima sebelum menjalankan tugas mengantarkan penumpang, khususnya pada perjalanan dengan jarak tempuh yang panjang.
Kesehatan pengemudi menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan perjalanan yang aman dan selamat. Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, potensi risiko yang disebabkan oleh kondisi kesehatan pengemudi diharapkan dapat dideteksi lebih dini sehingga dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Materi yang disampaikan meliputi langkah-langkah penanganan awal terhadap korban kecelakaan lalu lintas sebelum mendapatkan
penanganan medis lebih lanjut.
Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan para pengemudi maupun kru PO dalam memberikan
pertolongan pertama apabila menghadapi kondisi darurat di perjalanan.
Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Harry Herawan, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah strategis perusahaan dalam membangun budaya keselamatan transportasi yang dimulai dari kesiapan sumber daya manusia di sektor angkutan umum.
“Keselamatan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan maupun infrastruktur, tetapi juga sangat bergantung pada kesiapan fisik dan kemampuan pengemudi dalam menghadapi situasi di lapangan. Melalui pelayanan kesehatan dan edukasi PPGD ini, kami ingin memastikan para pengemudi dan kru angkutan umum berada dalam kondisi yang sehat, siap bertugas, serta memiliki pengetahuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi kondisi darurat. Upaya preventif seperti ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat pengguna transportasi umum,” ujar Harry.
PT Jasa Raharja Kanwil Banten akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program-program keselamatan yang bersifat preemtif dan preventif. Diharapkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan,
budaya tertib berlalu lintas dan keselamatan transportasi dapat semakin meningkat sehingga mampu menurunkan angka kecelakaan serta mengurangi fatalitas korban di wilayah Provinsi Banten. (Rid)

8 hours ago
2

















































